Dia tidak terikat dengan platform tertentu, seperti FaceTime milik Apple, Hangouts milik Google, atau Skype milik Microsoft.
Bahkan, siapa pun bisa menggunakan Zoom meski ia tak memiliki akun.
Cukup dengan mengklik tautan yang diberikan oleh "host", semua orang dapat bergabung dalam sebuah video conference.
Belakangan, nilai jual ini justru menjadi bumerang bagi Zoom.
Banyak orang yang tak dikenal dapat masuk dengan leluasa dan mengganggu jalannya rapat. Gangguan tersebut kemudian dikenal dengan istilah "Zoombombing".
Popularitas Zoom yang kian meroket
Dirangkum dari pemberitaan Bloomberg, popularitas Zoom mulai menanjak saat pandemi Covid-19.
Meski tak sedikit pihak yang menentang penggunaan Zoom karena dinilai tidak aman.
Zoom terus berupaya memperbaiki sisi keamanannnya.
Baru-baru ini, Zoom menambahkan fitur enkripsi keamanan di platform-nya.
Namun, fitur keamanan enkripsi end-to-end di layanan konferensi video, Zoom hanya akan diberikan bagi pengguna Premium atau yang pelanggan yang membayar saja.
Zoom membatasi ketersediaan standar keamanan tersebut hanya untuk pelanggan berbayar, dengan tujuan untuk mencegah penyalahgunaan aplikasi.
Eric Yuan pun membeberkan alasan di balik kebijakan tersebut.
Yuan mengatakan bahwa kebijakan ini didasari dengan keinginan Zoom untuk bekerja sama dengan pihak penegak hukum.
"Kami tidak memberikan fitur keamanan itu kepada pengguna gratisan, karena kami ingin bekerja sama dengan FBI dan penegak hukum apabila terdapat penyalahgunaan aplikasi Zoom," kata Yuan dalam sebuah pernyataan.
Yuan pun mengaku tak pernah mengira Zoom menjadi infrastruktur yang paling dibutuhkan sejak awal pandemi Covid-19 hingga era new normal saat ini.
Baca: WhatsApp Web Akan Dibekali Fitur Mirip Aplikasi Telekonferensi Zoom, Ini Versinya
Baca: Saingi Zoom, Facebook Luncurkan Fitur Messenger Rooms, Bisa Lakukan Panggilan Video hingga 50 Orang
Berdasarkan trafik perusahaannya, pengguna aplikasi Zoom terus meningkat setiap hari.
Pada Desember 2019, jumlah penggunanya hanya mencapai 10 juta.
Kemudian pengguna Zoom semakin meningkat hingga mencapai 200 juta pengguna.
Peningkatan yang signifikan itu tidak pernah dibayangkan oleh Yuan.