Meski Kalah Gugatan, Geprek Bensu Tidak Perlu Tutup Gerai, Kuasa Hukum: Saya Kira Tak Jadi Persoalan

Dikatakan oleh sang Kuasa Hukum, meski Kalah gugatan dan kasasi ditolak, Ruben Onsu tak perlu tutup gerai Geprek Bensu. Bisa ganti nama dan logo merek


zoom-inlihat foto
logo-geprek-bensu-dan-i-am.jpg
Kolase TribunStyle.com
Kontroversi merek dagang Geprek Bensu milik Ruben Onsu dengan I Am Geprek Bensu milik Benny Sujono masih ramai dibahas. Meski kalah gugatan di PN Jakarta Pusat dan kasasi ditolak oleh MA, Kuasa Hukum Ruben Onsu mengatakan pihaknya tak harus tutup gerai.


TIBUNNEWSWIKI.COM - Kalah gugatan dalam persidangan dan kasasi ditolak, Ruben Onsu dikatakan tak perlu tutup gerai.

Pada Agustus 2019 lalu Ruben Onsu megajukan gugatan terkait merek dagang Geprek Bensu di Kepaniteraan Pengadilan Niaga.

Namun gugatan Ruben Onsu kalah dalam sidang yang digelar pada pada (20/5/2020) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Hakim memutuskan bahwa PT Ayam Geprek Benny Sujono adalah pemilik dan pemakai pertama yang sah atas merek 'I Am Geprek Bensu Sedep Bener/Beneerrr'.

Hakim juga meminta Kemenkumham, Dirjen Hak Kekayaan Intelektual, dan Direktorat Merk dan Indikasi Geografis membatalkan merek-merek atas nama Ruben Samuel Onsu.

Pembatalan tersebut dilakukan dengan mencoret pendaftaran merek-merek Geprek Bensu milik Ruben Onsu dari Indonesia Daftar Merek.

Tak puas dengan hasil putusan tersebut, pada (23/4/2020) Ruben Onsu mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Namun MA menolak pengajuan kasasi Ruben Onsu pada pada 20 Mei 2020.

Hal teresebut lantaran putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dianggap oleh MA telah berkekuatan hukum yang sah.

Baca: Kronologi Awal Mula Merek Dagang Bensu Dipakai hingga Gugatan Ruben Onsu Ditolak Mahkamah Agung

Baca: Sederet Fakta Terbaru Merek Geprek Bensu, Gugatan Ruben Onsu Ditolak MA hingga Reaksi Lawan

Geprek Bensu tak perlu tutup gerai

Pasca gugatannya soal merek dagang Geprek Bensu kalah di Mahkamah Agung, Ruben Onsu akhirnya minta maaf pada pihak I Am Geprek Bensu.
Ilustrasi Ruben Onsu tak perlu tutup gerai Geprek Bensu (Kolase TribunnewsWiki)

Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang mengatakan kalah gugatan dan ditolaknya kasasi tak membuat Geprek Bensu harus tutup gerai.

Seperti yang telah diberitakan oleh Kompas TV, Minola menegaskan memang sebagian rekonvensi PT Ayam Geprek Benny Sujono telah dikabulkan.

Pengabulan tersebut diikuti dengan pembatalan enam sertifikat kelas 43 milik PT Onsu Pangan Perkasa terkait merek Geprek Bensu.

Meski demikian, Minola mengatakan pihak Ruben Onsu atau PT Onsu Pangan Perkasa masih memiliki dua sertifikat kelas 43 untuk merek dagang Geprek Bensu dan Ayam Geprek Bensu.

Oleh karena itu Ruben Onsu tidak perlu menutup gerai Geprek Bensu.

"Dua sertifikat di kelas 43 tidak dibatalkan. Artinya, PT Onsu Pangan Perkasa masih boleh membuka gerai seperti hari ini. Jadi, tidak perlu tutup," ujar Minola Sebayang saat jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2020).

Sertifikat klasifikasi merek kelas 43 diketahui mengatur perihal jasa menyediakan makanan dan minuman, serta akomodasi sementara.

Sertifikat tersebut mengatur soal cafe, bar, kantin, catering, dan lainnya.

Sehingga yang perlu dilakukan oleh Ruben Onsu menurut Minola adalah mengubah format nama sesuai yang tertulis dalam dua sertifikat yang tidak dibatalkan.

"Saya kira tidak jadi persoalan. Mau tulisannya seperti ini, saya rasa masyarakat tidak ada berpengaruh. Tapi, tidak mengharuskan kami menutup usaha kami," ujar Minola.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved