TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut adalah video yang viral tentang cepatnya virus corona menyebar saat makan di restoran.
Virus corona hingga saat ini masih menyebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Meski demikian, beberapa negara sudah menerapkan new normal di tengah pandemi Covid-19.
Tak terkecuali Indonesia yang juga suka mulai menerapkan new normal di berbagai sektor.
Di antaranya adalah dibukanya restoran dan tempat makan dengan kapasitas pengunjung hanya 50 persen.
Baca: Inilah Protokol New Normal Industri Hotel dan Restoran, Kapasitas hingga Durasi Makan Akan Dibatasi
Baca: 6 Tips Makan di Restoran di Tengah Pandemi Covid-19 dari BPOM saat New Normal Diterapkan
Selain itu yang tak kalah penting saat penerapan new normal ini adalah tetap menggunakan protokol kesehatan.
Di antaranya adalah memakai masker, mencuci tangan hingga menjaga jarak dengan pengunjung lain.
Namun sebaiknya kita juga perlu tahu tentang bagaimana virus corona begitu cepat menyebar di antaranya saat makan di restoran.
Hal tersebut dibuktikan dengan sebuah eksperimen di Jepang yang kini menjadi viral.
Dilansir oleh Kompas.com, video eksperimen tersebut merekam hasil uji coba yang dilakukan NHK, media pemerintah Jepang NHK.
NHK dalam percobaannya bekerja sama dengan para ahli penyakit menular.
Sebanyak 10 orang diminta melayani diri mereka sendiri seperti biasa di restoran prasmanan.
Salah satu subjek dioleskan cat neon yang tak terlihat.
Cat ini hanya terlihat saat gelap jika disorot dengan sinar ultraviolet.
Subjek itu dianggap sebagai orang yang terinfeksi Covid-19.
Ia menutupi batuknya dengan tangan, dan cat neon mewakili patogen yang hinggap di tangannya tersebut.
Semua peserta lalu dipersilakan menyantap hidangan masing-masing selama setengah jam.
Para pengunjung terlihat menyentuh berbagai peralatan untuk mengambil makanan, ketika mereka berinteraksi satu sama lain.
Termasuk individu "sakit" yang berada di tengah-tengah mereka.
Pada akhir acara, lampu ruangan dimatikan dan sinar UV dipancarkan.