Rapid Test Negatif Sebelum Naik Pesawat, 2 Penumpang Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Mendarat

Dua penumpang pesawat positif terjangkit Covid-19 setelah tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat.


zoom-inlihat foto
perawat-indonesia-diusulkan-pns.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi - Petugas medis mengambil sample darah pedagang saat Rapid Test virus corona atau Covid-19 di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (21/4/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua penumpang pesawat yang sebelumnya dinyatakan non reaktif melalui rapid test, kini jadi positif Covid-19 setelah mendarat di bandara.

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Dua penumpang pesawat positif terjangkit Covid-19 setelah tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat.

Kedua perantau itu yakni R, laki-laki 23 tahun asal Limapuluh Kota dan AS, laki-laki berusia 25 tahun asal Padang Pariaman.

Keduanya dinyatakan positif terjangkit virus corona setelah sampel swab diperiksa di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Sabtu (6/6/2020).

Padahal sebelum naik pesawat dari Jakarta, keduanya dinyatakan non reaktif melalui rapid test.

Baca: Keluarga di Manado Nekat Bawa Pulang Jenazah Pasien PDP, Ternyata Hasil Tes Swab Positif Covid-19

Baca: Viral Video Tik Tok Pemuda Jalani Swab Tes Covid-19, Sebut Tidak Rasakan Sakit tapi Ngilu

"Mereka ini berbekal surat rapid test yang non-reaktif saat naik pesawat dari Jakarta.

Saat mendarat di BIM pada Rabu, mereka dites swab dan ternyata hasilnya positif," kata Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang BIM Yos Suwagiono saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/6/2020).

Yos mengatakan, standar operasional di setiap bandara sebenarnya sama saja.

Setiap penumpang harus dibekali surat hasil tes swab yang negatif Covid-19 atau rapid test yang hasilnya non-reaktif.

EGM PT AP II Cabang BIM Yos Suwagiono
EGM PT AP II Cabang BIM Yos Suwagiono (via Kompas.com)

Untuk tes swab, paling lama tujuh hari terakhir dan rapid test dalam waktu tiga hari terakhir.

Kedua penumpang tersebut sebenarnya memiliki surat rapid test non-reaktif sehingga bisa menaiki pesawat.

Namun setelah di tes secara swab, secara tiba-tiba keduanya menjadi positif virus corona.

"Nah, kebijakan di Sumbar saat mendarat di BIM, setiap penumpang harus dites swab dan ditemukan dua positif," kata Yos.

Baca: Ke Jakarta Melalui Bandara Soekarno-Hatta tanpa SIKM, Siap-siap Rogoh Kocek untuk Karantina Sendiri

Yos mengatakan, kebijakan Pemerintah Provinsi Sumbar itu merupakan yang pertama di Indonesia, dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumbar.

"Kita apresiasi Pemprov Sumbar. Penumpang yang mendarat dites swab secara gratis.

Ini hanya dilakukan di BIM," ucap Yos.

Petugas medis melakukan rapid test massal terhadap seluruh karyawan di Brastagi Supermarket Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa (19/5/2020). Sebanyak 130 karyawan Brastagi Supermarket yang tengah jalani rapid test, dilakukan terkait adanya dugaan karyawan Berastagi Supermarket yang terpapar Covid-19.
Petugas medis melakukan rapid test massal terhadap seluruh karyawan di Brastagi Supermarket Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa (19/5/2020). Sebanyak 130 karyawan Brastagi Supermarket yang tengah jalani rapid test, dilakukan terkait adanya dugaan karyawan Berastagi Supermarket yang terpapar Covid-19. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Menurut Yos, setelah penumpang tersebut diketahui positif mengidap corona, pihaknya sudah memberikan data penumpang kepada tim Gugus Tugas untuk dilakukan tracing.

"Kita serahkan kepada tim Gugus Tugas melakukan tracing.

Data-datanya sudah diserahkan. Ada 80 penumpang dan lima kru pesawat," ujar Yos.

Baca: Video Viral, Ibu-Ibu di NTT Tolak Tes Swab dan Lempari Tenaga Medis Covid-19 dengan Beras dan Jagung

(Kompas.com/Kontributor Padang, Perdana Putra)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Penumpang Pesawat Positif Covid-19, Diketahui Setelah Mendarat "

 




Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved