TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemenang Miss Universe Malaysia 2017, Samantha Katie James telah memicu kemarahan online atas pernyataan kontroversialnya tentang protes Black Lives Matter terkait kematian George Floyd di Amerika Serikat.
Dikutip Tribunnewswiki.com dari Malay Mail pada Kamis (4/6/2020), melalui Instagram Story-nya, James menyatakan reaksi yang ditunjukkan oleh para pemrotes tampaknya adalah bahwa bukti bahwa 'orang kulit putih (telah) menang'.
"Saya tidak tinggal di Amerika dan itu tidak ada hubungannya dengan saya, tetapi bagi saya, sepertinya 'orang kulit putih' menang" tulis James pada Instagram Story-nya, Senin (1/6/2020).
Baca: Spotify Turut Mendukung Komunitas Kulit Hitam untuk Lawan Rasisme di Amerika Serikat
Baca: Adidas dan Nike Bersatu untuk Melawan Rasisme di Amerika Serikat
"Jika kamu marah, kamu merespons dengan amarah dan kesedihan dan itu berarti ia memiliki kuasa atasmu. Mereka memiliki kuasa atas Anda," tulisnya, bersama dengan tulisan yang berbunyi 'manusia bodoh'.
James yang merupakan keturunan China-Brasil-Malaysia, juga mengatakan kepada orang keturunan Afrika-Amerika untuk 'menganggapnya sebagai tantangan' dan mengklaim bahwa mereka memilih dilahirkan sebagai orang kulit berwarna di Amerika.
Ketika pengguna Instagram lain mengirim pesan kepadanya secara langsung untuk menanyakan maksud pernyataannya kepada keturunan Afrika-Amerika tersebut, James menjawab dengan mengatakan bahwa 'jiwa'kita menentukan hasil seperti itu.
Dia juga mengidentifikasi dirinya sebagai orang kulit putih di balasannya.
"Jiwa kita memilih kehidupan ini, negara ini, ras ini, bentuk manusia ini khusus karena suatu alasan," jelasnya.
"Saya selalu bertanya-tanya mengapa saya dilahirkan di Malaysia sebagai gadis kulit putih dengan ibu dari China dan kakek nenek dari India dan ayah dari Brazil,"
"Tapi aku memilih ini semua karena suatu alasan, sebagai jiwa," tulisnya.
James juga membalas kritik atas keistimewaannya dengan mengatakan bahwa ia pernah telah dihina sepanjang hidupnya karena menjadi gadis kulit putih di sekolah lokal Malaysia.
Pengguna media sosial segera mengecam pernyataan James dan istilah Samantha serta Miss Universe Malaysia, dia naik ke nomor dua dan tiga dalam daftar tren Twitter Malaysia pada Senin malam.
Beberapa orang juga menyerukan agar mahkota James dicabut oleh Miss Universe Malaysia mengingat komentarnya.
Baca: Apple Store Dijarah Oknum Demonstran Kasus George Floyd, Apple Lakukan Balas Dendam Cerdik
Baca: Demo Bela George Floyd Rusuh, Pemilik Toko Minuman Ini Siapkan Senapan Militer M16 Agar Tak Dijarah
"Miss Universe Malaysia. Lebih seperti Miss Gaslighting dan Rasisme," kata seorang pengguna Twitter.
Halaman Wikipedia James pun kemudian diedit oleh oknum yang menuliskan dirinya sebagai sosok rasis dan menjadi CEO Clownery setelah serangan balik, dan sejak itu telah diedit untuk mencerminkan konten aslinya.
Malay Mail telah mencoba menghubungi James untuk memberikan tanggapannya namun tidak ada balasan darinya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, protes meletus di beberapa kota di Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir setelah kematian George Floyd.
George Floyd adalah seorang keturunan Afrika-Amerika yang tidak bersenjata meninggal di Minnesota setelah seorang polisi kulit putih mencekiknya dengan lutut di tanah selama lebih dari delapan menit.
Sebuah video insiden 25 Mei menyebar seperti api di media sosial, memicu kemarahan dan keresahan ketika para aktivis turun ke jalan untuk berbicara menentang rasisme dan kebrutalan polisi.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)