Spotify Turut Mendukung Komunitas Kulit Hitam untuk Lawan Rasisme di Amerika Serikat

Setiap hari, Spotify akan mendukung karyawan, teman, mitra, artis, dan pencipta lagu dalam perjuangan melawan rasisme dan ketidakadilan.


zoom-inlihat foto
spotify.jpg
Pixabay
Ilustrasi aplikasi Spotify


Setiap hari, Spotify akan mendukung karyawan, teman, mitra, artis, dan pencipta lagu dalam perjuangan melawan rasisme dan ketidakadilan.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari Selasa kemarin (2/6/2020), adalah Black Out Tuesday dan Spotify turut berpartisipasi.

Black Out Tuesday sendiri adalah hari pemutusan kolektif dari pekerjaan untuk membantu orang-orang berefleksi dan berkumpul untuk mendukung komunitas kulit hitam.

Setiap hari, Spotify akan mendukung karyawan, teman, mitra, artis, dan pencipta lagu dalam perjuangan melawan rasisme dan ketidakadilan.

Melansir dari Spotify Newsroom pada Rabu (3/6/2020), mereka menggunakan kekuatan platformnya untuk mendukung para pencipta lagu berkulit hitam, memperkuat suara mereka dan mempercepat percakapan yang bermakna serta perubahan yang sangat dibutuhkan.

Baca: Demo Bela George Floyd Rusuh, Pemilik Toko Minuman Ini Siapkan Senapan Militer M16 Agar Tak Dijarah

Baca: Tak Mau Dijarah Oknum Pendemo Kematian George Floyd, Pemilik Toko Senjatai Diri dengan Senapan AR-15

Akibatnya, pengguna Spotify akan melihat ada beberapa perubahan di platform mulai pukul 12.01 waktu Amerika Serikat pada hari Selasa.

Apa saja yang berubah di Spotify untuk mendukung gerakan ini?

Menghitamkan channel, playlist dan podcast

Pengguna akan melihat logo hitam dan gambar utama di lebih dari selusin daftar dan podcast unggulan Spotify.

Termasuk Today's Top Hits dan RapCaviar, serta semua daftar putar urban dan R&B, dan banyak sampul podcast.

Spotify juga akan menghentikan publikasi media sosial sebagai simbol solidaritas yang mengigatkan kita bahwa hal-hal dapat tetap memiliki status quo.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved