TRIBUNNEWSWIKI.COM - Adidas dan Nike adalah saingan berat satu sama lain, namun pada akhirnya merek olahraga raksasa ini akhirnya bisa bersama melakukan sesuatu.
Dikutip Tribunnewswiki.com dari News AU pada Selasa (2/6/2020), ketika demonstrasi di Amerika Serikat terkait kematian George Floyd berubah menjadi kekerasan yang meluas, kedua perusahaan ini kemudian menyerukan persatuan dalam perang melawan rasisme.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, George Floyd, seorang pria kulit hitam, meninggal ketika seorang perwira polisi kulit putih menjepitnya ke tanah dan berlutut di lehernya di Minneapolis.
Ada adegan-adegan buruk ketika para pengunjuk rasa dan polisi bentrok dan penjarahan terjadi di beberapa kota di Amerika Serikat.
Baca: Tak Mau Dijarah Oknum Pendemo Kematian George Floyd, Pemilik Toko Senjatai Diri dengan Senapan AR-15
Baca: Demo Kematian George Floyd, Kelompok Antifa akan Dikategorikan Sebagai Teroris oleh Donald Trump
Nike mempertimbangkan perjuangan melawan ketidakadilan rasial, mereka pun merilis video dengan tagline, 'Mari kita semua menjadi bagian dari perubahan'.
"Untuk sekali, jangan lakukan itu," begitu bunyi narasi dalam video.
"Jangan berpura-pura tidak ada masalah di Amerika,"
"Jangan berpaling dari rasisme. Jangan terima nyawa yang tidak bersalah diambil dari kita. Jangan membuat alasan lagi,"
"Jangan berpikir ini tidak memengaruhimu. Jangan duduk dan diam. Jangan berpikir kamu tidak bisa menjadi bagian dari perubahan,"
Baca: Viral Foto Pria Bertato Peta Indonesia Ikut Rusuh Demo Kematian George Floyd, Begini Klarifikasinya
Baca: Tanggalkan Atributnya, Sheriff Ini Bergabung dalam Demo Kematian George Floyd: Ayo Berjalan Bersama!
Adidas kemudian me-retweet video yang diunggah oleh Nike dan menambahkan narasi untuk unggahan tersebut.
"Bersama adalah cara kita maju. Bersama adalah cara kita melakukan perubahan,"
Seorang reporter bisnis olahraga, Darren Rovell memahami pentingnya langkah Adidas membuat unggahan di media sosial.
"Bayangkan apa yang diperlukan perusahaan untuk me-retweet pesaing terbesarnya," ujarnya.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)