Termasuk bagaimana sistem kekebalan tubuh merespons virus tersebut begitu seseorang terpapar.
Mereka mengatakan, jawabannya bisa memiliki implikasi besar pada pengembangan vaksin, termasuk seberapa cepat vaksin dapat digunakan untuk umum.
Bulan lalu, Fauci berharap para ilmuwan akan menemukan kandidat vaksin yang dapat bekerja secara efektif.
Walaupun ia terus mengingatkan akan kemungkinan jebakan dalam mengembangkan vaksin apa pun.
"Kita dapat memiliki semua yang kita pikir ada di tempat seharusnya dan tidak menginduksi jenis respons imun yang ternyata bersifat protektif dan tahan lama," kata Fauci terkait vaksin.
"Jadi salah satu yang tidak diketahui adalah, apakah ini efektif? Mengingat cara tubuh merespons virus jenis ini, saya optimis kita akan mendapatkan salah satu kandidat vaksin yang manjur."
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Gading Perkasa)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Vaksin Covid-19 Tak Memberi Kekebalan Jangka Panjang?"