Terkuak Fakta, Polisi Kulit Putih Derek Chauvin dan George Floyd Pernah Bekerjasama Selama 17 Tahun

Derek Chauvin dan nya George Floyd pernah sama-sama bekerja sebagai penjaga keamanan di klub El Neuvo Rodeo selama belasan tahun.


zoom-inlihat foto
derek-chauvin-saat-menginjak-leher-george-floyd-dengan-lututnya.jpg
DAVID HIMBERT/HANS LUCAS via REUTERS
Tangkapan layar yang menampilkan wajah Derek Chauvin saat menginjak leher George Floyd dengan lututnya, pada Rabu (27/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. Chauvin dikenal sebagai polisi bermasalah, yang sudah 10 kali menjadi subyek pengaduan. (DAVID HIMBERT/HANS LUCAS via REUTERS)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Fakta mengejutkan akhirnya terbongkar bahwa polisi kulit putih Derek Chauvin dan korbannya George Floyd pernah bekerja sama.

Mereka pernah sama-sama bekerja sebagai penjaga keamanan di klub El Neuvo Rodeo.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh anak pemilik klub tersebut, Maya Santamaria pada Kamis (28/5/2020) malam waktu setempat.

Baca: Inilah Profil Kellie Chauvin, Istri Polisi yang Membunuh George Floyd, Mantan Nyonya Minnesota 2018

Santamaria mengatakan bahwa Derek Chauvin akan bekerja di klubnya ketika tidak bertugas.

Floyd, yang oleh Santamaria disebut sebagai "pria hebat" yang dikenal karena senyum besarnya, sering bekerja sebagai penjaga keamanan ekstra pada hari Selasa ketika klub mengadakan malam musik "urban" yang populer.

"Chauvin adalah polisi kami yang sedang tidak bertugas selama hampir 17 tahun kami buka," Maya Santamaria mengatakan kepada KSTP-TV.

Santamaria mengatakan bahwa dia tidak yakin apakah kedua pria itu saling kenal karena ada sekitar dua lusin penjaga keamanan.

Baca: Hampir Seluruh Wilayah, Demonstrasi Atas Kematian George Floyd Semakin Luas di Amerika Serikat

Maya Santamaria
Pada Kamis malam terungkap bahwa Floyd benar-benar bekerja dengan Chauvin sebagai penjaga keamanan di klub El Nuevo Rodeo. Anak pemilik klub, Maya Santamaria mengatakan bahwa Chauvin bekerja sdi tempatnya hampir 17 tahun.(dailymail.co.uk)

Termasuk petugas yang sedang tidak bertugas, yang bekerja di klubnya pada malam tertentu.

Namun dia mengungkapkan ada beberapa kesempatan ketika mereka akan bekerja di acara yang sama.

"Mereka bekerja bersama pada saat yang sama, hanya saja Chauvin bekerja di luar dan penjaga keamanan ada di dalam."

Menurut Santamaria, Chauvin memiliki kecenderungan untuk mengubah amarahnya dan bereaksi berlebihan terhadap situasi.

Santamaria mengatakan bahwa dia tidak yakin apakah kedua pria itu saling kenal karena ada sekitar dua lusin penjaga keamanan, termasuk petugas yang sedang tidak bertugas, yang bekerja di klubnya pada malam tertentu. Namun dia mengungkapkan ada beberapa kesempatan ketika mereka akan bekerja di acara yang sama.
Santamaria mengatakan bahwa dia tidak yakin apakah kedua pria itu saling kenal karena ada sekitar dua lusin penjaga keamanan, termasuk petugas yang sedang tidak bertugas, yang bekerja di klubnya pada malam tertentu. Namun dia mengungkapkan ada beberapa kesempatan ketika mereka akan bekerja di acara yang sama. (Klub El Nuevo Rodeo via Daily Mail)

"Dia kadang-kadang memiliki sumbu pendek yang nyata dan dia tampak takut," katanya.

"Ketika ada pertengkaran, dia selalu berusaha mengeluarkan tongkat dan lada untuk menyemprot semua orang, bahkan jika aku merasa itu tidak beralasan." lanjut dia.

Teriakan itu kini mencapai pintu depan rumahnya, ketika pengunjuk rasa yang marah menggambar kapur di jalan dan trotoar di luar rumah pasangan senilai $ 260.000 di Oakdale: 'Seorang pembunuh tinggal di sini'.

Baca: Aksi Protes Kematian George Floyd Mulai Makan Korban, Satu Orang Tewas Tertembak di Detroit

Baca: Barack Obama Menangis Lihat Video George Floyd, Minta Penegakan Hukum dan Usut Tuntas Kasus

Para pengunjuk rasa menulis 'Seorang pembunuh tinggal di sini' di tanah di luar rumah Chauvin
Para pengunjuk rasa menulis 'Seorang pembunuh tinggal di sini' di tanah di luar rumah Chauvin (Toby Canham/Daily Mail)

Melansir CNN, selama 19 tahun bertugas sebagai polisi, Chauvin dilaporkan ke Urusan Internal Departemen Kepolisian Minneapolis (Minneapolis Police Department)

Tidak jelas apa keluhan terhadap Chauvin. MPD tidak memberikan detail tambahan.

Hanya dua dari 18 pengaduan terhadap Chauvin "divonis melanggar disiplin," menurut ringkasan publik urusan internal MPD.

Dalam kedua kasus, kolom "disiplin dikeluarkan" menunjukkan Chauvin mendapat surat teguran.

Tangkapan layar yang menampilkan wajah Derek Chauvin saat menginjak leher George Floyd dengan lututnya, pada Rabu (27/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. Chauvin dikenal sebagai polisi bermasalah, yang sudah 10 kali menjadi subyek pengaduan. (DAVID HIMBERT/HANS LUCAS via REUTERS)
Tangkapan layar yang menampilkan wajah Derek Chauvin saat menginjak leher George Floyd dengan lututnya, pada Rabu (27/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. Chauvin dikenal sebagai polisi bermasalah, yang sudah 10 kali menjadi subyek pengaduan. (DAVID HIMBERT/HANS LUCAS via REUTERS) (DAVID HIMBERT/HANS LUCAS via REUTERS)

Melansir startribune, Chauvin dan istrinya, Kellie juga bekerja di bidang real estat.

Kellie Chauvin memegang lisensi agen real estat aktif dan bekerja di Hasil ReMax di Woodbury.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved