Kisah lain yang menggambarkan aksi solidaritas aparat penegak hukum dalam demonstrasi kematian Floyd juga ditunjukkan oleh seorang petugas polisi di new Jersey.
Dilansir oleh New York Times, Kepala Kepolisian Wilayah Camden, Joe Wysocki, yang telah bekerja di kota itu selama beberapa dekade, bergabung dengan garis depan pawai di Camden pada Sabtu sore, mengenakan seragamnya, topeng pelindung wajah dan tanda perdamaian.
"Kemarin adalah contoh lain dari keterlibatan kami yang berkelanjutan, dan dialog yang sangat nyata, yang kami lakukan dengan penduduk di seluruh Camden yang telah menjadikan agensi kami bagian dari jalinan kota ini," kata Wysocki dalam pernyataan melalui email kepada The Associated Press.
Sejak kepolisian Camden dibubarkan dan direformasi pada 2013 sebagai agen daerah, petugas di sana sangat fokus pada pemolisian masyarakat.
Tidak aneh melihat mereka berjalan-jalan atau menghadiri pesta-pesta blok lingkungan seperti pada Sabtu malam di mana dua petugas membakar hamburger dan hot dog.
"Kami tahu bahwa bersama-sama kami lebih kuat, kami tahu bahwa bersama-sama, di kota Camden, kami dapat menciptakan ruang di mana kepolisian difokuskan pada deeskalasi dan dialog," kata Wysocki.
Baca: Barack Obama Menangis Lihat Video George Floyd, Minta Penegakan Hukum dan Usut Tuntas Kasus
Baca: Ini 4 Nama Polisi yang Diduga Terlibat atas Tewasnya George Floyd, Warga Kulit Hitam di Minnesota AS
Kemudian di California, petugas dari Departemen Kepolisian Santa Cruz berlutut di samping ratusan pengunjuk rasa yang berbaris di jalan pusat kota.
Kepala mereka Andy Mills ada di antara mereka, dengan Walikota Santa Cruz Justin Cummings juga bergabung dalam kerumunan.
Sementara itu, ada juga gambar menunjukkan petugas polisi tengah berlutut untuk George Floyd di New York dan Florida.
Aksi protes atas kematian seorang pria kulit hitam George Floyd telah meletus hampir di seluruh wilayah Amerika Serikat.
Dilansir oleh CNN, demonstrasi telah meletus setidaknya di 20 kota di Amerika Serikat atas kematian pria kulit hitam tak bersenjata George Floyd, yang lehernya ditindih lutut oleh seorang perwira polisi di Minneapolis, Minnesota.
Dikutip dari AFP, peristiwa tersebut diketahui melalui sebuah video yang viral.
Di dalam video tersebut tampak polisi menahan seorang pria berkulit hitam yang kemudian diketahui adalah George Floyd, dan seorang polisi lainnya menekan lututnya ke leher Floyd.
Tak lama, Floyd diam dan tak bergerak.
Dia bahkan tak bergerak ketika petugas memintanya untuk bangun dan masuk ke dalam mobil.
Dia kemudian dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.
Penangkapan Floyd sendiri diketahui karena ia dituduh menggunakan uang kertas palsu ketika berbelanja di sebuah toko swalayan.
(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Sheriff Ini Bergabung dengan Demonstran Kematian George Floyd"