Tak Punya Penghasilan sejak Pandemi Corona, Ayah Ini Serahkan Kedua Anak Balitanya ke Petugas PSBB

Seorang ayah menyerahkan kedua balitanya kepada petugas PSBB karena tak punya penghasilan akibat pandemi virus corona.


zoom-inlihat foto
pria-serahkan-anaknya-karena-tak-mampu-menghidupi-keluarga-sejak-psbb.jpg
Instagram/ndorobeii
Pria serahkan anaknya karena tak mampu menghidupi keluarga sejak PSBB.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Karena tak memiliki penghasilan sejak adanya PSBB akibat pandemi Covid-19, ayah ini rela serahkan anaknya ke petugas PSBB.

Wabah virus corona (Covid-19) yang kini sedang menyelimuti dunia berdampak pada berbagai hal.e

Tentunya paling mendasar adalah dampak ekonomi yang dirasakan oleh berbagai kalangan.

Banyak para pekerja yang harus dirumahkan karena pandemi ini.

Hal yang paling buruk adalah hingga banyak pekerja yang harus berhenti bekerja dan tidak punya penghasilan lagi.

Akibatnya, tak sedikit warga yang kini tak punya penghasilan, bahkan untuk makan sehari-hari saja sulit.

Baca: Waspada, WHO Peringatkan Puncak Kedua Pandemi Virus Corona Lebih Berbahaya Dibanding yang Pertama

Baca: Tak Ada Satu pun Warganya Terinfeksi, Inilah Daftar 12 Negara yang Masih Terbebas dari Virus Corona

Di antara contoh kisah orang yang berdampak pada wabah Covid-19 ini adalah seorang ayah yang tinggal di Kelurahan Menteng Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Karena tak memiliki penghasilan untuk menghidupi keluarganya, ia malah berniat untuk menyerahkan anaknya pada petugas PSBB.

Seorang ayah tersebut rela menyerahkan kedua anaknya yang masih balita kepada petugas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Melalui video yang kini viral, pria tersebut tampak menyerahkan kedua anaknya dengan kondisi emosional di tempat pos PSBB di Kalimantan Tengah.

Dalam video tersebut, terlihat pria itu mengaku sudah tidak bisa menghidupi keluarga, semenjak penetapan PSBB di wilayah tempat tinggalnya.

Dia mengeluh sejak penerapan PSBB membuat mata pencahariannya lenyap hingga tidak mampu lagi membeli susu anaknya.

Dia juga mengaku selama ini tidak menerima bantuan dari pemerintah.

"Betul tapi pemerintah tidak membantu, lebih baik aku dibunuh, ditembak, anakku terserah, tak sanggup, haduh ya Allah,” kata pria itu kepada petugas PSBB.

Meski begitu, pria itu datang dengan membawa mobil, namun dia mengatakan sudah tiga bulan tak membayar kredit mobil tersebut. 

"Ini mobil kredit, Pak, belum bayar tiga bulan," ucap pria itu.

Pria serahkan anaknya karena tak mampu menghidupi keluarga sejak PSBB.
Pria serahkan anaknya karena tak mampu menghidupi keluarga sejak PSBB. (Instagram/ndorobeii)

Di sisi lain, dalam video itu kedua anak tersebut tampak menangis saat melihat sang ayah berteriak-teriak di depan petugas.

Pria yang belum diketahui pasti identitasnya mengaku hampir putus asa menjalani hidup di tengah wabah virus corona dan penerapan PSBB.

Petugas lantas berusaha untuk menenangkan pria berkaus gelap itu.

"Ini mobil siapa?"tanya petugas.

"Mobilku pak, mobil kredit, belum bayar tiga bulan sudah" jawab pria tersebut lagi.

Sedangkan dua anak pria tersebut terus menangis di dekat ayahnya.

Namun sesekali ia merangkul anaknya yang terus menangis.

"Kasihan anakku, Pak beli susu aja susah," ucap lelaki tersebut.

Video yang diunggah akun Instagram @ndorobeii Kamis, (28/5/20) itu pun mengundang banyak perhatian para warganet.

Unggahan ini pun mendapat banyak komentar dari netizen.

Banyak netizen yang menyangkan kebijakan PSBB sehingga menghambat penghasilan sejumlah masyarakat.

Salah satunya datang dari akun @sofiasiti91, yang menyarankan kedua anak di video tersebut sebaiknya diserahkan ke panti sosial.

"Kasihan itu anaknya mending diserahkan ke panti sosial sementara. Takutnya bapaknya benar-benar nekat," tulis dia.

Saat ditanya dimana alamatnya, ia mengaku tinggal di Kelurahan Menteng Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Baca: Pakar China Justru Sebut Pasar Hewan Wuhan sebagai Korban, Sampel Tak Tunjukkan Jejak Virus Corona

"Mungkin nanti ada solusinya dari kelurahan, saya sampaikan, minta data sampeyan, biar kami sampaikan apa keluhan bapak," imbuhnya.

"Begini pak, kami kan hanya bertugas dari pemerintah, nanti apa keluhan bapak kami sampaikan" ucap petugas berseragam TNI untuk menenaangkan pria tersebut.

"Kasian anakku, handak nukar susu duitnya nggak ada" jawab pria itu.

Baca: Bagaimana Risiko Penularan Virus Corona Saat Berada di Pantai atau Kolam Renang?Ini Penjelasannya

(Gridhealth/Levi Larassaty)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)

Sebagian artikel ini telah tayang di Gridhealth dengan judul "Tak Punya Penghasilan Sejak PSBB, Seorang Ayah Rela Serahkan Kedua Anak Balitanya ke Petugas PSBB".





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved