Negara Tetangga Sudah Naikkan Kembali Harga BBM, Indonesia Justru Baru Berencana Turunkan Harga

Pemerintah Indonesia baru akan menurunkan harga BBM, disaat negara lain sudah mulai kembali menaikkan harga.


zoom-inlihat foto
petugas-spbu-sedang-mengisi-bbm-ke-mobil.jpg
Tribunnews.com
Petugas SPBU sedang mengisikan BBM ke mobil pelanggan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Banyak sektor industri di dunia yang terdampak pandemi virus Corona sejak awal tahun 2020 ini.

Salah satunya industri minyak dan gas bumi.

Harga minyak dunia pun sempat merosot tajam akibat pandemi virus Corona secara global dan hal itu membuat banyak negara menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pemerintah Indonesia sendiri baru berencana menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat ini.

Padahal, sejatinya rencana penurunan harga BBM ini terbilang terlambat dibandingkan negara-negara lain.

Negara-negara lain sudah menurunkan harga BBM mereka bahkan sejak Februari 2020.

SPBU Pertamina Retail.
SPBU Pertamina Retail. (dok. Pertamina)

Sedangkan saat ini, negara-negara tetangga Indonesia sudah mulai menaikkan harga BBM.

Malaysia misalnya. Negeri jiran itu sudah mulai menaikkan harga BBM pada bulan ini.

Baca: Harga BBM Tak Turun Meski Harga Minyak Dunia Anjlok, Dahlan Iskan: Kita Harus Iba ke Pertamina

Baca: Begini Cara Dapatkan Promo Cashback hingga 30% saat Beli BBM Non Subsidi yang Diadakan PT Pertamina

Baca: Ini Panduan Mudah Lapor Meteran Listrik PLN via WhatsApp, Paling Lambat Besok

Sepanjang 13 April-11 Mei 2020, harga BBM ron 95 di Malaysia mencapai RM 1,25 per liter atau Rp 4.229,64 per liter.

Lalu pada 18 Mei 2020, harga BBM di Malaysia naik menjadi RM 1.31 per liter (Rp 4.432,77) dan 25 Mei 2020 kembali meningkat menjadi RM 1,38 per liter (Rp 4.669,63).

Myanmar juga mulai menaikkan harga BBM sejak 11 Mei 2020.

Harga BBM RON 95 di Myanmar mencapai titik terendah pada 4 Mei 2020 di level MMK 508,47 per liter ata Rp 5.351,49 per liter.

ILUSTRASI. Petugas menggunakan pelindung wajah atau face shield saat pengisian bahan bakar minyak kendaraan di SPBU Pertamina, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Pertamina mencatat penurunan konsumsi BBM selama pandemi virus corona.
ILUSTRASI. Petugas menggunakan pelindung wajah atau face shield saat pengisian bahan bakar minyak kendaraan di SPBU Pertamina, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Pertamina mencatat penurunan konsumsi BBM selama pandemi virus corona. (Kontan.co.id)

Lalu pada 11 Mei lalu, harga BBM di Myanmar naik menjadi MMK 538,37 per liter Rp 5.666,16 per liter.

Kemudian pada 18 Mei menjadi MMK 598,37 per liter (Rp 6.297,64) dan 25 Mei MMK 628,37 per liter  (Rp 6.613,41).

Sedangkan Indonesia baru akan berencana menurunkan tarif harga BBM, sekaligus penurunan tarif listrik.

Pemerintah Indonesia dirumorkan sudah menganggarkan dana Rp 90,42 triliun atau setara 14,1% dari total anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sebesar Rp 641,17 triliun.

Baca: Klaim Token Listrik Gratis PLN Mei 2020, Klik stimulus.pln.co.id atau Cukup WA 08122-123-123

Baca: Basuki Tjahaja Purnama Diminta Dicopot, Luhut : Ahok Temukan Banyak Masalah di Pertamina

Baca: Harga BBM Turun Per 1 Februari 2020, Simak Daftar Harga Lengkap Semua Provinsi

Adapun dana tersebut merupakan kompensasi yang akan diberikan kepada PT Pertamina (Persero) sebesar Rp 45,42 triliun dan PT PLN (Persero) senilai Rp 45 triliun. 

Direktur Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan (Kemkeu), Askolani mengatakan kebijakan kompensasi tersebut sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk bisa dijalankan di tahun ini.

Dedi Muhtadi, seorang warga Kramat, Senen, Jakarta Pusat, tengah mengisi token listrik ke meteran listrik, Selasa (8/9/2015).
Dedi Muhtadi, seorang warga Kramat, Senen, Jakarta Pusat, tengah mengisi token listrik ke meteran listrik, Selasa (8/9/2015). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Tujuan kebijakan harmonisasi harga BBM dan tarif listrik ini untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional serta perlindungan pada masyarakat.

Harapannya jika harga BBM dan tarif listrik turun, maka cashflow dunia usaha bisa membaik, dan keberadaan tenaga kerja bisa terjaga dan membuat angka pengangguran tidak bertambah. 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved