TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus virus corona di Arab Saudi kembali bertambah menjadi 2.235 orang, namun Putra Mahkota Kerajaan yakin virus corona akan segera berakhir.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi kembali mengumumkan penambahan korban virus Corona, Covid-19 pada Senin (25/5/2020) malam.
Dalam laporan itu, terjadi penambahan warga yang positif virus Corona dengan jumlah terkini 2.235 orang.
Sehingga jumlah korban virus Corona Arab Saudi yang dilakukan melalui skrining cepat dan swab di lokasi telah mencapai 74.795 orang.
Baca: Fatwa Negara-Negara Arab tentang Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19: Boleh Dilakukan di Rumah
Baca: Lakukan Sterilisasi Virus Corona, Arab Saudi Kosongkan Mataf Masjidil Haram Mekah
Dilansir ArabNews, Senin (25/5/2020) malam, kota-kota yang paling banyak ditemukan kasus baru virus Corona di Riyadh dengan 765 orang, Mekkah dengan 416 orang, dan Jeddah dengan 350 orang.
Kemenkes Arab Saudi juga melaporkan 9 orang meninggal dunia akibat Covid-19, sehingga total yang meninggal dunia sebanyak 399 orang.
Dilaporkan juga pasien positif virus Corona yang sembuh sebanyak 2.148 orang, sehingga jumlah total pasien yang telah pulih menjadi 45.668 orang.
Sedangkan di dunia, lebih dari lima juta orang telah terinfeksi virus Corona dan hampir 350.000 orang meninggal dunia akibat Covid-19.
Meski demikian, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman merasa yakin bahwa virus Corona akan segera berakhir.
Dia juga memberi ucapan selamat Idul Fitri 1411 H dengan pejabat senior pemerintahan.
Mohammed mengatakan dirinya percaya kondisi buruk dari virus Corona Arab Saudi akan berlalu dan arah ke sana sedang dituju, seperti dilansir kanto berita Kerajaan, SPA.
"Apa yang membuat saya sakit pada hari raya Idul Fitri ini, karena hari ini seharusnya penuh dengan sukacita dan tugas kita sebagai umat Islam untuk bersukacita dan saya tidak bisa bersama Anda hari ini," katanya.
Putra mahkota menyampaikan hal itu saat menggelar konferensi melalui video call dengan pejabat senior Departemen Pertahanan pada Minggu (24/5/2020).
“Tetapi kondisi buruk akan berlalu, insya Allah, dan kami menuju ke sana, insya Allah. Ini berkat ketabahan para lelaki Arab Saudi, baik militer maupun sipil,” ujarnya.
Arab Saudi merayakan hari pertama Idul Fitri dalam keadaan terkunci 24 jam, yang diberlakukan pekan lalu untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Sebelumnya Raja Salman juga menyampaikan terima kasih kepada warga Arab Saudi karena mematuhi jam malam.
"Saya sangat menghargai Anda dala merayakan Idul Fitri tetap tinggal di rumah dan tetap menjaga jarak sosial," katanya pada Sabtu (23/4/2020) dalam pidato yang disampaikan oleh penjabat Menteri Media, Majid al-Qasabi.
Raja Salman pada Minggu (24/5/2020) mengatakan dirinya "melihat harapan dalam beberapa hari mendatang dalam sebuah pesan untuk Idul Fitri.
Mengacu pada pandemi virus Corona, dia mengatakan bahwa Arab Saudi akan mengatasi semua bencana ini melalui tekad kuat.
Raja juga berterima kasih kepada Tuhan atas berkah Idul Fitri, perayaan yang menandai akhir bulan puasa Ramadhan.