TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masih bekerja menangani kasus pandemi Covid-19 di Indonesia, Kepala Satuan Gugus (Satgas) Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Doni Monardo, rayakan Idul Fitri di Kantor BNPB.
Doni dikabarkan tidak bisa pulang ke rumahnya selama dua bulan lebih.
Ia dan sejumlah stafnya diketahui melaksanakan salat Idul Fitri 1441 H di kantor BNPB, Jakarta.
Hal tersebut diketahui dari unggahan foto humas BNPB pada Minggu, (24/5/2020) dengan keterangan 'suasana salat Ied di lantai 15 Graha BNPB'.
Foto tersebut menunjukkan Doni dan sejumlah stafnya yang lain sedang khusuk mendengar khotbah salat Ied.
Dalam keterangan yang ada, panitia salat Ied hanya mengizinkan 10 orang termasuk Kepala Satgas, Doni Monardo, dan stafnya.
Kemudian, salat Ied tersebut dilakukan di Ruang Serbaguna Sutopo yang telah diresmikan oleh Doni Monardo pada Agustus 2019 lalu.
Khatib salat Ied di Graha BNPB pada hari itu yakni Dr. Najamudin Ramly, Wakil Sekretaris Jenderal Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Nadjamudin yang juga seorang pengajar di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, terlihat membawakan topik khotbah tentang penerapan normal baru di tengah pandemi Covid-19.
Baca: Ramalan Zodiak Besok Selasa 26 Mei 2020, Leo Selesaikan Konflik, Pisces Akan Mencapai Tujuannya
Baca: Kabar Gembira, Lebih Dari 50 Persen WNI Positif Virus Corona di Luar Negeri Dinyatakan Sembuh
Baca: Tagar #IndonesiaTerserah Trending di Media Sosial, Doni Monardo Beri Pesan ke Tenaga Medis
Ia pun mengatakan jika ke depannya, kita harus siap memulai kehidupan normal baru dengan membudayakan protokol kesehatan sebagai karakter pribadi.
Setelah itu, akan muncul gerakan budaya baru yang sadar akan kesehatan dan kebersihan di kalangan umat Islam dan bangsa Indonesia.
Meski melakukan salat Ied secara berjamaah di dalam Graha BNPB, namun pelaksanaannya tetap dalam protokol kesehatan Covid-19.
Yakni memakai masker dan memberikan jarak 1 meter antar makmum.
Setelah selesai melaksanakan salat Ied tersebut, Doni beserta jajarannya menyempatkan bersilaturahmi sebentar sebelum akhirnya melanjutkan pekerjaannya.
Staf BNPB tersebut terlihat bermaaf-maafan namun tetap menerapkan protokol kesehatan.
Doni dan para stafnya tersebut pun sebelumnya juga diketahui melakukan buka puasa bersama karena tidak bisa pulang ke rumah karena harus terus bekerja.
Baca: Lebaran di Tengah Pandemi Corona, Warga Semarang Tetap Lakukan Tradisi Ziarah Makam
Baca: Cerita Tenaga Medis yang Habiskan Lebaran di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet: Kita Saling Menguatkan
Baca: Lebaran Saat PSBB Surabaya, Risma Tak Gelar Open House Tapi Diganti Silaturahmi Secara Online
Profil Doni Monardo
Doni Monardo lahir di Cimahi, 10 Mei 1963.
Ia merupakan lulusan Akmil 1985 dan mengawali kariernya di pasukan elite TNI AD, Kopassus.
Ia pun pernah menjadi petinggi pasukan baret merah.