Meski Uji Coba Belum Selesai, China Berencana Gunakan Vaksin Virus Corona Akhir Tahun Ini

Program Imunisasi Nasional sedang menyusun pedoman untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima vaksin virus corona pada akhir tahun ini


zoom-inlihat foto
ilustrasi-virus-corona-2.jpg
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona. China berencana gunakan vaksin virus corona pada beberapa kelompok pada akhir tahun ini meski ujicoba belum sepenuhnya selesai


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Meski ujicoba belum selesai, China berencana memberikan vaksin virus corona pada beberapa kelompok pada akhir tahun ini.

Rencana ini diinformasikan oleh Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Gao Fu.

Diberitakan dari Kompas yang melansir South China Morning Post, Gao Fu mengatakan bahwa Program Imunisasi Nasional sedang menyusun pedoman untuk menentukan siapa yang berhak menerima vaksin.

Dengan jumlah infeksi kini yang dilaporkan setiap hari di China dalam angka tunggal, pengembang vaksin dapat berjuang untuk menyelesaikan tahap akhir percobaan vaksin karena mereka tidak akan memiliki cukup kasus untuk dibandingkan.

Baca: China Berjanji Meningkatkan Proyek Kesehatan Sabuk dan Jalan di Tengah Pandemi Covid-19

"Program Imunisasi Nasional memperhatikan dengan saksama dan mempelajari kelompok populasi mana yang dapat divaksin, kapan harus divaksin, dan apa yang mungkin dapat membenarkan soal penggunaan vaksin darurat," kata Gao di sela-sela Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China di Beijing pada Sabtu (23/5/2020).

 “Saya percaya kami akan memutuskan berdasarkan situasi tertentu karena kami tidak akan mengikuti protokol yang biasa, kalau tidak, waktu akan habis. Kami juga tidak dapat (memutuskan) berdasarkan pada pengetahuan kami tentang virus corona karena virus ini sangat unik, ”katanya.

 

Ilustrasi vaksin virus corona
Ilustrasi vaksin virus corona (Fresh Daily)

Sars-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, adalah virus corona ketujuh yang diketahui terjadi pada manusia.

Virus yang keenam dapat menyebabkan infeksi fatal, seperti sindrom pernapasan akut dan sindrom pernapasan Timur Tengah, atau penyakit yang jauh lebih ringan seperti pilek biasa.

Sementara itu, vaksinasi secara luas dipandang sebagai satu-satunya solusi medis yang dapat mengakhiri pandemi Covid-19, yang telah menginfeksi lebih dari 5,3 juta orang dan menewaskan lebih dari 340.000 orang di seluruh dunia.

Ada lebih dari 120 kandidat vaksin yang sedang dikembangkan.





Halaman
123
Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved