Berbagai Kasus Meninggal Mendadak Saat Pandemi Corona, Masih Pegang Setir Hingga Pemudik Jabodetabek

Berikut ini kasus-kasus meninggal dunia secara mendadak di tengah pandemi Covid-19, belum diketahui apakah positif Covid-19 atau tidak.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mayat-anak-anak.jpg
Tribun Batam
Ilustrasi mayat - Berbagai kasus-kasus meninggal dunia secara mendadak di tengah pandemi Covid-19, belum diketahui apakah positif Covid-19 atau tidak.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Terdapat beberapa kasus meninggal dunia secara mendadak yang tercatat selama pandemi coronavirus disease (Covid-19) di berbagai kota.

Kasus-kasus tersebut, tentu saja, menimbulkan berbagai macam dugaan terkait apakah ada hubungannya dengan Covid-19.

Apalagi, beberapa korban dalam kasus-kasus tersebut menunjukkan adanya gejala-gejala Covid-19 seperti sesak napas.

Namun, berbagai kasus tersebut belum dapat dipastikan secara nyata bahwa mereka meninggal karena terpapar Covid-19 atau bukan.

Untuk melakukan perawat atas para korban dalam kasus tersebut, seluruh tenaga medis yang menangani diwajibkan mengenakan alat pelindung diri (APD).

Meninggal saat masih memegang setir

madiun31
Tim BPBD Madiun dan RSUD Caruban mengevakuasi jenazah Sumadi (60), seorang sopir rental asal Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang yang ditemukan mati mendadak seusai menjemput dua santri Temboro, Sabtu (25/4/2020). (KOMPAS.COM/DOKUMENTASI BPBD KAB MADIUN)

Kejadian mengejutkan dialami oleh Sutiyo (54) warga Desa Rejoso, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang saat menjemput kedua anaknya di Pondok Pesantren Temboro, Magetan.

Sutiyo berangkat bersama seorang sopir, Sumadi (60), warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Sabtu (25/4/2020).

Sesampainya di Temboro pukul 13.30 WIB, sang sopir Sumadi merasakan sesak napas dan minta istirahat.

Sesaat kemudian, mereka pulang ke Jombang.

Baca: 2 Tenaga Medis Covid-19 Ditembak KKB Papua Saat Antarkan Obat-obatan, Satu Ditemukan Meninggal

Baca: HOAKS, Pesan Whatsapp 7 Pasien Meninggal Dunia di RSUD Dr Moewardi, Solo Jawa Tengah

Tiba di lampu merah Dumpil, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pukul 14.36 WIB, Sumadi mendadak tak sadarkan diri.

Dia meninggal dalam posisi duduk dan masih memegang setir. Sutiyo dan dua anaknya langsung keluar dari mobil dan meminta bantuan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi mengatakan, tim BPBD bersama tim RSUD Caruban sudah membawa jenazah sopir itu ke rumah sakit.

"Kami membawa jenazah korban dengan APD lengkap dan standar penanganan jenazah Covid-19," kata Zahrowi dikutip dari Kompas.com, Sabtu (25/4/2020).

Pemudik dari Tangerang meninggal mendadak

grobog31
Seorang warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah meninggal dunia saat hendak periksa ke tempat bidan desa setempat, Sabtu (25/4/2020).(Dokumen Warga)

Seorang warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sugiono (48) meninggal secara mendadak.

Diketahui Sugiono baru saja beberapa hari kembali (mudik) dari Tangerang ke tempat asalnya di Grobogan.

Dari Tangerang, Sugiono sampai di kampung pada Kamis (23/4/2020) dan memeriksakan kondisinya yang sakit.

Kemudian, Sugiono kembali memeriksakan kondisinya ke bidan desa karena belum merasa sehat pada Sabtu (25/4/2020).

Namun, saat antre, Sugiono mendadak mengalami kejang-kejang hingga meninggal di tempat.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved