TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah pesan berantai Whatsapp mengabarkan 7 pasien meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Solo.
Dalam pesan itu terdapat foto 4 orang mengenakan pakaian APD lengkap.
Mereka sedang berbaring di lantai.
Sebuah mobil jenazah bertulisan RSUD Dr Moewardi terparkir di belakang meraka.
Selain itu, foto tersebut dilengkapi dengan caption bertulisan 'seleksi alam dimulai !! 7 Nyawa Dalam 24 Jam' dengan emoticon menangis.
Tulisan tersebut tidak menjelaskan secara pasti pasien apa yang dimaksud.
Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas RSUD Dr Moewardi, Eko Haryati menuturkan, tulisan yang terdapat dalam foto itu tidak benar alias hoaks.
Tidak ada 7 pasien atau pasien corona yang meninggal dalam 24 jam di RSUD Dr Moewardi.
Baca: VIRAL Seorang Pria Asal Probolinggo Doakan Perawat Mati Kena Corona, Berujung Mohon Maaf
Baca: Viral Video Mall CBD Ciledug Diserbu Warga hingga Berdesakan saat PSBB, Ini Penjelasan Satpol PP
Baca: Tak Ingin Ibunya Tahu, Bocah Korban Perundungan Sempat Minta agar Videonya yang Viral Dihapus
"Tidak ada kabar itu, tidak benar hoax," kata Eko, Kamis (21/5/2020), dikutip dari Tribun Solo.
Pihaknya meminta pihak yang tidak bertanggung jawab atas kabar tersebut tidak membuat resah.
"Itu tidak benar dan buat resah," ucap Eko.
Dia menambahkan para petugas yang mengenakan APD dalam foto tersebut merupakan para relawan yang sedang menunggu jenazah yang mau dimakamkan.
Baca: Bukan Wuhan China atau Amerika Serikat, Ahli Prediksi Tempat Ini Jadi Sarang Corona Terbesar Dunia
Baca: Uji Coba Vaksin Corona Buatan AS ini Hasilkan Antibodi Pelindung, Berikan Secercah Harapan
Baca: Corona Belum Tuntas, Wabah Lain Mengintai, Emisi Karbon Berpotensi Jadi Pandemi Baru
"Kalau lokasinya itu relawan yang sedang menunggu jenazah," jelas Eko.
Namun, foto tersebut bukan resmi dari RSUD Dr Moewardi.
"Itu hanya status dari orang, pakai foto dan dikasih caption," jelas Eko.
"Yang jelas bukan dari kita itu," tandasnya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/TribunSolo)