Arus lalu lintas ini diprediksi mulai meningkat pada Kamis (21/5/2020).
“Kami memprediksi akan adanya peningkatan jumlah trafik lalu lintas jelang Lebaran kali ini, yaitu pada 21 Mei 2020," kata Rinaldi dalam keterangan tertulis, seperti dikutip dari Kompas.com.
Menurut Rinaldi, meski mengalami peningkatan tetapi jumlah kendaraan yang melintas tidak akan melebih rata-rata lalu lintas normal sebelum pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku.
Ia mengatakan, untuk menghindari lonjakan arus mudik, pengelola Tol Tangerang-Merak akan mendukung program larangan mudik di tengah pandemi.
Serta akan mengoptimalisasi posko larangan mudik yang telah disediakan.
"Pemberlakukan posko larangan mudik bersama Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya di Kilometer 20 Gerbang Tol Cikupa akan tetap beroperasi," ujar dia.
Rinaldi mengatakan, akan ada petugas medis dan armada lalu lintas serta layanan call center yang siaga 24 jam.
Ia memastikan layanan rest area tetap beroperasi normal untuk melayani pengguna jalan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.
"Kami mengimbau agar pengguna jalan untuk hanya melakukan aktivitas pengisian bahan bakar, ibadah dan atau menggunakan toilet, maupun membeli keperluan dengan metode bawa pulang, serta memperhatikan durasi waktu istirahat,” ujar dia.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria) (Kompas.com/Ari Purnomo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Volume Kendaraan Pemudik Meningkat, Polisi Perketat Wilayah Jateng dan Jatim