Banyak Korban PHK Jadi Alasan Para Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung di Tengah Pandemi Covid-19

Alasan utama banyak masyarakat yang masih nekat mudik di tengah pandemi Covid-19 karena menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).


zoom-inlihat foto
pos-penjagaan-perbatasan-kota-tasikmalaya.jpg
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Alasan banyaknya masyarakat yang nekat mudik di tengah pandemi Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berbagai alasan masyarakat yang masih nekat mudik di tengah pandemi Covid-19.

Salah satunya yaitu akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menjadi alasan masyarakat tetap mudik di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini diakui oleh salah satu pemudik yang nekat mudik di tengah pandemi Covid-19 kepada pihak Polres Metro Bekasi.

Sebelumnya, Polres Metro Bekasi berhasil menindak 40 travel ilegal yang membawa lebih dari 300 pemudik yang nekat mudik di tengah pandemi Covid-19.

Kepada kepolisian, penumpang memiliki alasan beragam kenapa sampai nekat mudik di tengah pandemi Covid-19.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, AKBP Rachmat Sumekar mengatakan banyak pemudik yang nekat mudik karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga tidak memiliki pekerjaan kembali di ibu kota.

"Ada yang tidak kerja lagi di sini, ada yang di PHK, kemudian pengen pulang," kata Rachmat dikutip dari Tribunnews.com.

Baca: Kartika Putri Beri Pesan untuk Orang-orang yang Nekat Mudik di Tengah Pandemi Covid-19

Baca: Pemudik di Tengah Pandemi Covid-19 Diprediksi Akan Meningkat, Pengawasan Cek Poin Bakal Diperketat

Diketahui, penumpang mengetahui travel ilegal tersebut dari media sosial.

Travel plat hitam tersebut menawarkan mudik ke kampung halaman dari media sosial.

Bahkan, rata-rata penumpang harus membayar mahal dalam sekali perjalanan.





Halaman
123
Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved