Curhatan CPNS di Palembang Setahun Belum Diangkat, Terima Gaji di Bawah UMP, Tak Terima Tunjangan

Kisah CPNS setahun mengabdi namun belum diangkat hingga kini, hanya terima gaji di bawah UMP


zoom-inlihat foto
tes-skb1.jpg
Tribunnews.com
Peserta bersiap untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/2/2020). Badan Kepegawaian Daerah atau BKD DKI Jakarta mencatat pelamar CPNS DKI Jakarta pada 2019 sebanyak 50.528 pelamar, peserta yang lolos administrasi dan lolos tes SKD untuk mengisi 3.390 formasi CPNS yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kisah CPNS setahun mengabdi namun belum diangkat hingga kini, hanya terima gaji di bawah UMP.

Sejak dilantik 1 Februari 2019 lalu, ST resmi menjadi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan memulai pekerjaannya di salah satu kantor kecamatan di kota Palembang.

Namun, selang satu tahun berselang, ST mulai berkeluh kesah lantaran dirinya tak kunjung mendapatkan kepastian untuk dilantik menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Padahal, ia telah melewati tahapan seleksi hingga akhirnya lulus sebagai CPNS.

Perempuan berusia 27 tahun ini pun berupaya menanyakan kapan bakal dilantik sebagai PNS.

Namun, ia tak mendapatkan kepastian untuk dilantik.

Sejak awal dilantik sebagai CPNS, mereka dijanjikan selama satu tahun masa kerja.

Usai melewati satu tahun tersebut, mereka bakal diangkat menjadi PNS.

"Tapi sampai sekarang saya tetap tidak dilantik. Tidak ada pemberitahuan, alasannya apa dan kapan akan dilantik," kata ST, Selasa (12/5/2020).

Sejak berstatus sebagai CPNS golongan dua, ST hanya menerima gaji Rp 1,8 juta setiap bulan, jauh di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan yang nilainya Rp 3,04 juta.

Sementara, tunjangan penghasilan pegawai (TPP) yang semestinya diterima, tak ia dapatkan.

"TPP baru diberikan ke kami setelah resmi diangkat sebaai PNS. Untuk gaji sekarang kami jauh di bawah UMP," ujarnya.

Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk kebutuhan di Kota Semarang.(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk kebutuhan di Kota Semarang.(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA) (Kompas.com)

Tak hanya ST yang belum dilantik.

Berdasarkan penuturannya, ada 763 CPNS di kota Palembang juga mengalami hal yang sama.

Mereka tak mendapatkan pemberitahuan kapan jadwal pelantikannya.

ST sempat mencoba mencari informasi CPNS lain dari luar kota Palembang.

Ternyata mereka telah dilantik sebagai PNS secara virtual meskipun saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung di Sumatera Selatan.

"Saya sempat tanya teman yang di Prabumulih, CPNS juga. Mereka sudah dilantik secara virtual karena pandemi. Tapi kami tak juga dilantik, padahal di kota Bandung juga dilantik secara virtual, kami heran di Palembang tidak," kata ST yang nampak bingung.

Baca: Perkiraan Jadwal Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2019, Akhir April atau Awal Mei 2020

Baca: Lolos ke Tahap Tes SKB? Simak Kisi-kisi Materi SKB CPNS 2019

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang Reza Pahlevi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini CPNS tersebut belum dilantik menjadi PNS.

Pelantikan tersebut terkendala lantaran adanya pandemi Covid-19 sehingga membutuhkan surat keterangan sehat jasmani dari rohani dari rumah sakit.





ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved