Berdasarkan pantauan di lapangan oleh TribunJakarta.com, Minggu (10/5/2020) sekira pukul 21.25 telah diserbu pengunjung.
Antrean menuju gerai McD tertua di Indonesia itu mengular hingga area parkir kasawan Sarinah, Jakarta Pusat.
Tak hanya ingin membeli makanan siap saja yang ada di gerai tersebut, mereka mengaku sengaja datang untuk mengabadikan momen terakhir bersama restoran bersejarah tersebut.
Seperti yang diungkapkan oleh Damar Setyono (46), pria asal Bekasi, Jawa Barat mengaku sengaja datang bersama anak dan istrinya.
Hanya untuk melihat momen penutupan gerai yang telah beroperasi hampir 30 tahun yang rencananya akan ditutup tepat pukul 22.05 WIB malam.
"Ya sengaja datang ke sini aja mau lihat ini ditutup sama anak-istri. Waktu muda dulu sering ke sini, pacaran sama istri," ucapnya sambil tertawa, Minggu (10/5/2020).
Hal senada turut disampaikan oleh Sandra (24) yang menyebut juga sengaja datang ke McD Sarinah bersama teman-temannya semasa sekolah dulu.
Ia pun menjadikan penutupan McD Sarinah menjadi ajang reuni dirinya bersama teman-temannya dulu.
"Ini datang sama teman SMA, dulu sekolah dekat sini dan sering nongrong di sini sama teman-teman," ujarnya.
Meski terjadi antrean cukup panjang, namun petugas keamanaan tampak coba mengatur para pengunjung ajar tetap menjaga jarak aman atau physical distancing.
Para pengunjung pun diminta untuk mengenakan masker dan diperiksa sugu tubuhnya sebelumnya masuk ke area dalam McD.
Baca: Penutupan McDonalds Sarinah Padat Pengunjung, Joko Anwar: Perbuatan Elo Punya Potensi Bunuh Orang
Baca: Terakhir Beroperasi, Ratusan Pengunjung Padati Gerai McD Sarinah Hingga Antrean Mengular saat PSBB
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, KOMPAS/Ryana Aryadita, TRIBUNJAKARTA/Dionisius Arya)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "McD Sarinah Didenda Rp 10 Juta karena Gelar Seremoni Penutupan Gerai Saat PSBB"
dan di TribunJakarta.com dengan judul "Penampakan Puluhan Orang Berkumpul Jelang Penutupan, McD Sarinah Diserbu Pengunjung"