Dilansir dari Warta Kota, Project Director Ergo & Co Faizal Sudarma mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan Drive-In Cinema untuk masyarakat tanpa melanggar aturan physical distancing atau social distancing.
"Kami akan hadirkan Drive-in Cinema ini untuk mengobati kerinduan masyarakat menonton di bioskop. Dengan Drive-in Cinema masyarakat bisa menikmati film-film terbaru dengan orang tercinta, tanpa melanggar aturan social distancing," kata Faizal Sudarma, dikutip dari Warta Kota, Rabu (13/5/2020).
Nantinya, penonton cukup membawa mobil ke lokasi pemutaran film tersebut.
Namun, hingga kini menurut Faisal, pihaknya belum bisa memastikan waktu dan lokasi Drive-in Cinema tersebut.
"Sampai saat ini masih on progress, karena berkaitan dengan izin dan lainnya.”
“Karena itu kami belum bisa bilang di mana dan kapannya. Untuk saat ini venue di sekitar Jakarta dulu.”
“Tapi secepatnya Drive-in Cinema ini diselenggarakan," jelas Faizal.
Rencana digelarnya Drive-in Cinema itu pun disambut antusias oleh masyarakat.
Hal tersebut terlihat dalam kolom komentar postingan akun Instagram @ergoandco.
Beberapa komentar menyatakan, agar Drive-in Cinema tersebut segera terlaksana.
Riwayat Drive-In Cinema di Indonesia
Drive-In-Cinema sebelumnya pernah ada di Indonesia, cara menonton bioskop dari dalam mobil tersebut disebut dengan teater kendara.
Dilansir dari Historia, teater tersebut dibangun oleh Ciputra, ia mulai membangun teater kendara di Pantai Binaria (sekarang Ancol), Jakarta, pada 1 April 1970.
Pembangunannya seiring dengan pengembangan Ancol sebagai daerah perumahan, industri, dan rekreasi oleh PT Pembangunan Jaya, perusahaan di mana Ciputra menjadi salah satu direkturnya.
Ciputra memperoleh ide membangun teater kendara setelah melihatnya di New York, Amerika Serikat.
Di negeri inilah teater kendara pertama di dunia muncul pada 1933.
Konsep teater kendara berbeda dari bioskop tertutup.
Teater kendara membuka kesempatan bagi para penonton menyaksikan film di ruang terbuka dari mobilnya masing-masing.
Teater kendara kemudian merambah keluar Amerika Serikat, yaitu ke Eropa, Australia, dan Asia Tenggara.
Pasar utama teater kendara adalah keluarga dan anak muda bermobil.