Hari Ini dalam Sejarah 14 Mei 1796: Edward Jenner Mengujicoba Vaksin Cacar pada Manusia

Edward menciptakan teknik vaksinasi baru setelah mendengar kisah tentang para perempuan pemerah susu yang terkena cacar sapi


zoom-inlihat foto
edward-jenner-mengujicoba-vaksin-cacar-pada-14-mei-1796.jpg
Ernest Board
Edward Jenner mengujicoba vaksin cacar pada 14 Mei 1796

Edward menciptakan teknik vaksinasi baru setelah mendengar kisah tentang para perempuan pemerah susu yang terkena cacar sapi




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Edward Jenner, seorang dokter desa di Inggris, mengujicoba vaksin cacar pada seorang bocah berumur delapan tahun pada 14 Mei 1798.

Dia mengambil cairan lepuh cacar sapi dan memasukkannya ke dalam kulit bocah bernama James Phipps tersebut.

Sebuah lepuh kemudian muncul di titik pemasukan, tetapi James segera sembuh.

Pada 1 Juli, Edward Jenner menginokulasi James lagi, kali ini menggunakan materi cacar.

Tidak ada penyakit yang muncul dan vaksin sukses diujicoba.

Para dokter di seluruh Eropa segera menggunakan teknik vaksinasi ala Edward Jenner dan jumlah penderita cacar turun drastis.[1]

Karikatur Edward Jenner sedang melakukan vaksinasi
Karikatur Edward Jenner sedang melakukan vaksinasi (Library of Congress, Prints & Photographs Division)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Ben Carlin Jadi Manusia Pertama yang Keliling Dunia dengan Kendaraan Amfibi

Edward Jenner lahir di Berkeley, Gloucestershire, pada 17 Mei 1749.

Ayahnya seorang pendeta dan meninggal ketika Edward berumur lima tahun.

Dia dibesarkan oleh kakak laki-lakinya dan bersekolah di grammar school.

Ketika berumur 13 tahun, Edward kemudian magang di tempat dokter bedah terdekat.

Selama delapan tahun, Edward mendapatkan banyak pengetahuan tentang praktik kedokteran dan bedah.

Setelah selesai magang, dia pergi ke London dan menjadi anak didik John Hunter, seroang staf St. George's Hospital.

Melalui perkawanannya dengan Hunter, Edward mendapatkan ketertarikan pada penyelidikan eksperimental.

Sesudah belajar di London tahun 1770 sampai 1773, Edward kembali ke Berkeley dan membuka praktik.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Menyamar Jadi Pendeta, Thomas Blood Mencoba Mencuri Mahkota Raja Inggris


Pada abad ke-18, penyakit cacar meluas dan memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi.

Satu-satunya cara mencegah cacar adalah dengan menggunakan bentuk vaksinasi primitif bernama variolasi.

Praktik ini berasal dari Cina dan India dan dilakukan dengan cara menginfeksi orang sehat menggunakan "materi" yang diambil dari pasien bergejala ringan.

Sayangnya, meski sudah menggunakan cara ini, kematian masih sering terjadi.[3]

Beberapa keluarga Eropa menggunakan praktik ini pada anak mereka dengan dosis kecil agar kelak kebal terhadap cacar.

Teknik inokulasi ini dipopulerkan oleh Putri Mary Wortley Montagu.

Dua anak Pangeran Wales juga diinokulasi pada 1723 agar bisa mengamankan suksesi.

Suatu ketika, Edward mendengar kisah tentang para perempuan pemerah susu dan lainnya yang terkena cacar sapi, tetapi hanya bergejala ringan.

Mereka terjangkit penyakit itu karena berdekatan dengan sapi, tetapi tidak pernah menjadi korban cacar yang mematikan.

Edward kemudian memutuskan menginokulasi putranya yang berumur 1,5 tahun dengan cacar babi, setelah itu dengan cacar.

Setelah itu, putranya tidak terjangkit cacar.[4]

  • Mengetes vaksin ke manusia


Setelah berhasil menginokulasi putranya, Edward mencoba inokulasi dengan cacar sapi.

Pada 14 Mei 1796, dia mengambil cairan lepuh cacar sapi dan memasukkannya ke dalam kulit bocah berumur delapan tahun bernama James Phipps.

Sebuah lepuh muncul di titik pemasukan, tetapi James segera sembuh.

Pada 1 Juli, Edward Jenner menginokulasi James lagi, kali ini menggunakan materi cacar.

Tidak ada penyakit yang muncul dan vaksin sukses diujicoba.

Para dokter di seluruh Eropa segera menggunakan teknik vaksinasi ala Edward Jenner dan jumlah penyakit cacar turun drastis.

Pada abad ke-19 dan ke-20, para ilmuwan menggunakan model milik Jenner untuk membuat berbagai vaksin baru demi melawan penyakit-penyakit mematikan.

Vaksin cacar yang lebih canggih juga dibuat dan pada 1970 program vaksinasi internasional telah berhasil memberantas cacar.[5]

(TribunnewsWiki/Pras)



Peristiwa Edward Jenner mengujicoba vaksin cacar
Pada 14 Mei 1796
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved