Jika 500 TKA Asal Cina Tak Datang, 3.000 Tenaga Kerja Lokal Terancam Kehilangan Pekerjaan

Pengerjaan tungku smelter diklaim dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal


zoom-inlihat foto
external-affairs-manager-pt-vdni-indrayanto.jpg
KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)
External Affairs Manager PT VDNI Indrayanto mengatakan bahwa TKA tersebut adalah tenaga ahli yang sedianya akan mengerjakan 33 tungku smelter milik PT OSS


"Kita harus akui belum siap menjalankan proyek ini sendirian karena teknologi yang digunakan berasal dari sana."

"Tetapi orang kita tetap mendominasi 90-92 persen lah, karena masih banyak di daerah lain yang pendidikan kurang bagus. Tetapi tiga tahun terakhir sudah diperbaiki," terangnya.

"Jadi jangan sebar berita bohong, kita buat lapangan pekerjaan. Tapi kita perlu bikin dulu induknya, baru nanti seluruh pekerjanya orang kita," urainya.

Baca: Kebijakan Pembukaan Moda Transportasi di Tengah Pandemi Covid-19 Dapat Kritikan: Jangan Dilanjutkan

Baca: Kontroversi Izin Masuk 500 TKA China, Pemerintah Dinilai Inferior Jika Berhadapan Investor China

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memutuskan menunda rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok ke Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultera).

Kedatangan para TKA tersebut ditunda hingga kondisi kembali normal dari Covid-19.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy/Pras/Wartakota/, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di WartaKota dengan judul "Luhut Pandjaitan Yakinkan Kedatangan TKA China untungkan Indonesia, Sekarang Bangun Induknya Dulu" dan Kompas.com  "3.000 Tenaga Kerja Lokal Terancam Dipecat, Jika 500 TKA China Tak Datang", 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved