Minum Banyak Air Putih Ternyata Ada Dampak Buruk, Inilah Takaran Air yang Harus Diminum Selama Puasa

Minum air putih terlalu banyak ternyata juga berbahaya, inilah takaran air yang harus diminum selama puasa Ramadan.


zoom-inlihat foto
air-putih-ilustrasi.jpg
pixabay
ilustrasi air putih


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jangan minum banyak air karena ternyata juga berbahaya, ini takaran air yang harus diminum saat puasa.

Air memiliki peran penting untuk tubuh manusia.

Para ahli kesehatan pun selalu menyarankan untuk mengkonsumsi air yang cukup yakni 8 gelas per hari.

Namun, saat puasa, pola minum air tersebut akan berbeda.

Sebab umat muslim hanya boleh makan antara waktu berbuka hingga sahur di malam hari.

Melansir Gulf News, Jumat (8/5/2020), seorang ahli diet klinis di Valiant Clinic Dubai, Tanya van Aswegen, mengatakan jumlah asupan air yang dibutuhkan setiap hari bagi setiap orang berbeda.

Baca: Bisakah Virus Corona Bertahan Hidup di Air Minum? Begini Penjelasan Ahli

Baca: Berbuka Puasalah dengan Minum Air Putih Hangat, 5 Efek Menakjubkan Ini Akan Terjadi pada Tubuh Anda

Kebutuhan asupan air bagi tubuh jumlahnya bergantung pada usia, jenis kelamin dan tingkat aktivitas yang dilakukan seseorang.

"Secara umum, wanita memerlukan asupan air 2,2 liter dan pria membutuhkan sedikitnya 2,8 liter,"kata Aswegen.

Air juga membentuk rata-rata 60 persen dari berat badan pada pria.

Sedangkan pada wanita, komposisi air membentuk 50-55 persen, karena mereka memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi.


Asupan air selama Ramadan

Ahli juga memaparkan selama bulan Ramadan, atau saat seseorang berpuasa, asupan air tidak meningkat.

Cairan akan masih sering hilang, melalui air seni, keringat dari kulit dan ketika bernafas.

"Secara bertahap tubuh akan beradaptasi selama bulan puasa, sehingga lebih banyak air yang disimpan dan siap untuk puasa berikutnya," ungkap Dr Nacrin Uddin, seorang konsultan dari kedokteran keluarga di Medcare Medical Center.

Sekitar 20 persen dari asupan cairan kita berasal dari makanan yang kita makan, namun sebagian besar tergantung pada asupan cairan tambahan dari air, teh, kopi, susu dan cairan lainnya.

Ilustrasi wanita minum air putih.
Ilustrasi wanita minum air putih. (Wavebreakmedia Ltd)

Selama Ramadan, aturan untuk asupan cairan dalam tubuh tetap berlaku sama.

Namun, asupan air yang lebih tinggi mungkin diperlukan tergantung pada aktpivitas dan kebiasaan makan.

"Mungkin Anda akan minum lebih banyak sup, susu atau teh herbal yang akan berkontribusi pada total kebutuhan cairan Anda untuk hari itu," jelas Aswegen.

Cairan tubuh memberi manfaat baik agar tubuh selalu sehat dan berenergi selama puasa.

Selain itu, cairan juga dapat mengontrol suhu tubuh membantu pencernaan, membawa nutrisi ke seluruh tubuh.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Ramalan Zodiak Besok Jumat 29

    Berikut ini adalah ramalan zodiakmu untuk hari esok
  • Vivi Novica

    Vivi Novica Lee merupakan pemain profesional PUBG Mobile
  • Serikat Pekerja Garuda Tuding Dirut

    Serikat Pekerja Garuda melaporkan direktur utama PT Garuda
  • Ladoo

    Ladoo atau laddu (laddoo) merupakan manisan berbentuk bola
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved