TRIBUNNEWSWIKI.COM – Seorang kakek berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mengamuk dan mencoba kabur.
Kakek tersebut mencoba membuka paksa pintu yang dijaga dua orang yang mengenakan baju hazmat.
Akti tersebut menjadi viral di media sosial.
Baca: Pasien Sembuh Capai 1.3 Juta, Simak Update Covid-19 di Seluruh Dunia Sabtu 9 Mei 2020
Baca: Terungkap, Kasus Corona Pertama di Prancis Terjadi November, Menyebar Perlahan hingga Akhir Februari
Dalam video berdurasi 23 detik yang diunggah akun Twitter @aifhasbullah itu, terjadi tarik menarik antara di kakek dan petugas.
Tak kuat menahan pintu dan dobrakan sang kakek, para petugas pun kewalahan dan sang kakek berhasil membuka pintu tersebut.
Kakek itu kemudian keluar sambil berbahasa daerah dengan hanya mengenakan celana dalam dan sarung yang diletakan di pundaknya.
Baca: Kabar Gembira, Insentif Dana Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang I dan II Telah Cair Rp 1,6 Triliun
Baca: Kabar Gembira, Inilah 4 Syarat Orang Diperbolehkan Pulang Kampung saat Larangan Mudik, Siapa Saja?
“Jek reng engkok tak sala. Mak ekancenge labang (Padahal saya tidak salah, kok dikunci pintunya)," kata kakek itu dengan nada tinggi.
Dikutip dari Kompas.com, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto membenarkan kejadian tersebut.
Dia mengatakan, kakek itu seorang PDP asal Kecamatan Wonomerto yang berusaha melarikan diri.
Dua petugas sekuriti berusaha menahannya, tapi kakek berhasil keluar dari ruangan.
Baca: Klub Malam di Daerah Itaewon Dilaporkan Menjadi Kluster Baru Penyebaran Covid-19 di Korea Selatan
Baca: Ini Syarat dan Cara Dapat Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu, Ditransfer Melalui BRI atau Lewat Pos
"Sekarang sudah aman, semua sudah tertangani dan berhasil diamankan.
Ada miskomunikasi saja. Dia berada dalam pengawasan kami," kata Anang, Jumat (8/5/2020).
Anang menambahkan, PDP itu merupakan pasien rujukan dari RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo, dengan riwayat darah tinggi.
Baca: Tanpa Dana yang Cukup, WFP Memperingatkan Dunia Bisa Hadapi Pandemi Ganda: Covid-19 dan Kelaparan
Baca: Teori Konspirasi Seputar Corona: RS Sepi, Media Jadi Kambing Hitam & Kepentingan Politik Terselubung
"Dua kali dilakukan rapid test, non-reaktif.
Hanya saja dalam rujukan itu hasil rontgen, ada infeksi.
Dia akan ditempatkan di puskesmas untuk observasi," ujar Anang.
Baca: BMKG - Prakiraan Cuaca Sabtu 9 Mei 2020: Waspada Cuaca Esktrem di Banda Aceh dan Manokwari
Baca: RS Pertamina Jaya Gunakan Robot sebagai Antisipasi Kontak Fisik dengan Pasien Covid-19
Update virus corona di dunia:
Perkembangan terbaru pasien virus corona di seluruh dunia hingga Sabtu 9 Mei 2020, total mencapai 3.932.896 kasus.
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia mencapai 274.651 orang
Kabar terbaru ini sejalan dengan meningkatnya angka jumlah pasien sembuh yang mencapai 1.311.291 orang.