Didi Kempot meninggal pada usia 53 tahun.
Ia lahir di Solo pada 31 Desember 1966 dan merupakan putra dari pelawak almarhum Ranto Edi Gudel atau Mbah Ranto.
Didi Kempot mengawali karier sebagai musisi jalanan atau pengamen.
Pada sekitar 1984, Didi Kempot mulai menekuni profesi sebagai pengamen di Solo.
Dua tahun kemudian, Didi Kempot dan tman-temannya merantau ke Jakarta.
Saat berada di Jakarta, Didi Kempot mengontrak rumah bersama teman-temannya.
Didi Kempot justru mengamen dan mengawali karier dari nol.
Sebuah keberuntungan berpihak pada Didi Kempot, pada saat itu seorang produser mengajak Didi Kempot masuk ke dapur rekaman.
Didi Kempot memiliki ciri khas dengan pakaian khas Jawa yang lengkap dengan blankon.
Sejak saat itu Didi Kempot mulai muncul di televisi nasional membawakan lagu campursari.
Lagu 'Stasiun Balapan' menjadi satu di antara lagu Didi Kempot yang populer.
Nama Didi Kempot menjadi lebih dikenal khalayak melalui lagu tersebut.
Album perdana Didi Kempot juga bertajuk 'Stasiun Balapan' yang dirilis pada tahun 1999.
Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Plong'.
Tak berhenti berkarya, Didi Kempot terus mengeluarkan album dengan lagu campursari yang khas.
Baca: Sosok Yan Vellia, Istri Didi Kempot yang Jarang Tersorot Media, Sama-sama Berkarier di Dunia Musik
Baca: Didi Kempot
Meski telah lebih dari 30 tahun menjadi penyanyi campursari.
Pamor Didi Kempot di kalangan anak muda di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur masih tinggi.
Eksistensi Didi Kempot menjadi seorang musisi terbilang 'tahan banting'.
Beberapa bulan terakhir, Didi Kempot kembali naik daun di kalangan anak muda.
Kalangan anak muda menyebut Didi Kempot sebagai 'Sobat Ambyar'.