Gerakan Gantung Makanan Bermunculan di Tengah Kesulitan Ekonomi akibat Pandemi Corona

Dengan cara ini, warga bisa membantu sesamanya yang membutuhkan bahan makanan


zoom-inlihat foto
aksi-warga-rw-12-medokan-ayu-utara-surabaya.jpg
Surya.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Aksi Warga RW 12, Medokan Ayu Utara, Surabaya, berbagi sembako di dinding rumah, Senin (4/5/2020)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi corona berdampak sangat parah bagi perekonomian.

Banyak terjadi pemutusan hubungan kerja, perumahan karyawan untuk sementara, dan tersendatnya produksi.

Tidak hanya itu, wabah corona ini juga membuat terjadinya banyak pencurian dan kriminalitas lainnya.

Namun, krisis ekonomi akibat corona ini juga memunculkan sebuah gerakan solidaritas dengan cara menggantung makanan.

Meski di tengah imbauan physical distancing, dengan cara ini warga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan bahan makanan.

Seperti apa gerakan gantung makanan ini?

Baca: Ilmuwan Indonesia Berhasil Memetakan Genom Corona SARS-CoV-2, Diambil dari Sampel Virus 3 Pasien

Baca: Yakin Virus Corona Buatan Laboratorium di Wuhan, Amerika Serikat Akan Minta Tanggung Jawab China

Ardiati (53), seorang ibu rumah tangga menata plastik berisi bahan makanan pagi-pagi benar.

Oleh Ardiati, plastik-plastik berisi beras, telur, minyak goreng itu digantungkan di kayu di pinggir jalan.

'Gratis, sumonggo bagi yang membutuhkan' (Gratis, silakan bagi yang membutuhkan)

Demikian bunyi tulisan di sebuah kertas yang ia tempel.

Ardiati saat menggantung plastik berisi bahan makanan di depan rumahnya Rajek Lor, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Bahan makanan ini gratis bagi warga masyarakat yang membutuhkan.
Ardiati saat menggantung plastik berisi bahan makanan di depan rumahnya Rajek Lor, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Bahan makanan ini gratis bagi warga masyarakat yang membutuhkan. ((KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA))

Satu kertas lagi tertulis, 'Dengan senang hati, dipersilakan juga bagi yang mau ikut menambah/ memberi di sini'
Keinginan itu dilatarbelakangi adanya gerakan yang sama di media sosial.

Pada Selasa (7/4/2020), Ardianti pun merealisasikan gerakan gantung makanan.

"Saya belanja awal itu Rp 200 ribu, waktu itu, mie, gula jawa, ada telur, ada minyak goreng.

Hari pertama itu empat plastik (yang digantungkan di depan rumah)," kata dia.

Tidak sampai hitungan berjam-jam, makanan yang digantung sudah diambil oleh orang.

Baca: Daftar 12 PNS yang Tak Akan Terima THR Lebaran 2020, untuk Hemat Biaya Negara saat Pandemi Corona

Baca: 5 Kabar Baik Penanganan Wabah Virus Corona di Indonesia: Banyak yang Sembuh hingga Ada 41 Lab Baru

Lama kelamaan, tetangga-tetangganya juga tergerak ikut membantu dengan cara yang sama.

"Dengar ada yang sudah dirumahkan dari pekerjaan dan kita tidak tahu apakah mereka masih memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kalau ada tetangga yang sampai kelaparan kan, Saya kan ikut dosa," ungkap dia.

Juga dilakukan di Surabaya Warga Kampung Medokan Ayu Utara, Surabaya, Jawa Tengah melakukan aksi sosial menggantungkan makanan di dinding dan pagar rumah.

“Awalnya saya memberikan paket sembako bagi para tetangga, terus kepikiran kenapa enggak dipajang di depan rumah biar warga yang membutuhkan tahu dan dapat ambil sendiri,” ujar penggagas ide yang merupakan ibu rumah tangga, Deasy Prasetyo dikutip dari Surya.co.id.





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Jemari yang Menari

    Jemari yang Menari di Atas Luka-Luka adalah sebuah
  • Drama Korea - The Art

    Drama The Art of Sarah dibintangi oleh Shin
  • Film - Bridezilla (2019)

    Bridezilla adalah sebuah film drama komedi Indonesia yang
  • Film - Pria (2017)

    Pria adalah sebuah film drama pendek Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved