Tanggapi Berbagai Komentar Miring Donald Trump, Dirjen WHO Tegaskan Tak Ingin Buang-buang Waktu

Tak peduli komentar miring, Dirjen WHO memilih fokus pada tugasnya dan tak ingin membuang kesempatan yang ada


zoom-inlihat foto
tedros-adhanom-ghebreyesus-2.jpg
twitter.com/DrTedro
Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers yang berlangsung pada Rabu (11/3/2020). twitter.com/DrTedro


Trump menuduh WHO tak bisa menilai virus ini dengan baik ketika pertama kali muncul di Wuhan.

"Seandainya WHO melakukan tugasnya untuk membawa para ahli medis ke China untuk menilai secara objektif situasi di lapangan dan untuk menyebut kurangnya transparansi China, wabah itu bisa saja tertahan di sumbernya dengan kematian yang sangat sedikit," katanya kepada wartawan.

"Ini akan menyelamatkan ribuan nyawa dan menghindari kerusakan ekonomi di seluruh dunia. Sebaliknya, WHO bersedia mengambil jaminan China untuk menghadapi nilai ... dan membela tindakan pemerintah China."

Namun, para koresponden menunjukkan bahwa Trump sendiri sempat memuji tanggapan China terhadap wabah tersebut dan meremehkan bahaya virus di dalam negeri.

Sebut Virus Buatan Lab Wuhan

ILUSTRASI - Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan.
ILUSTRASI - Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Donald Trump menyebut virus itu adalah buatan China.

"Sudahkah Anda melihat sesuatu pada titik ini yang memberi Anda tingkat kepercayaan yang tinggi bahwa Institut Virologi Wuhan adalah asal dari virus ini?" kata seorang reporter kepada Trump di Gedung Putih, Kamis (30/4/2020) waktu setempat.

"Ya, sudah. ​​Ya, sudah," kata presiden.

"Dan saya pikir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) harus malu pada diri mereka sendiri karena mereka seperti agen hubungan masyarakat untuk China," jawab Trump.

Ketika dimintai klarifikasi atas komentarnya, Trump menjawab, "Saya tidak bisa memberi tahu Anda itu. Saya tidak diizinkan untuk memberi tahu Anda itu."

Mengenal Institut Virologi Wuhan, yang Disebut sebagai Sumber Virus

Institut Virologi Wuhan, yang didirikan pada 1950-an, menampung laboratorium dengan keamanan tingkat 4 pertama di China.

Laboratorium semacam itu menangani patogen paling berbahaya yang hanya ada sedikit vaksin, dan salah satu area yang dipelajari oleh fasilitas Wuhan adalah coronavirus dari kelelawar.

Dirancang dan dibangun dengan bantuan Prancis dengan biaya $ 44 juta (£ 35 juta), laboratorium dibuka pada tahun 2015.

Banyak stafnya dilatih di fasilitas serupa di kota Lyon, Prancis, berdasar laporan jurnal Nature.

Capaian ini menjadi prestisius bagi China, bisa memiliki laboratorium Biosafety Level 4 dengan tautan ke laboratorium serupa di seluruh dunia.

 (TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved