Pasutri di Cilegon Diamankan Polisi karena Nekat Mudik, Mobil Pribadi Disembunyikan dalam Truk

Nekat mudik dan sembunyikan mobil pribadi dalam truk, pasutri di Cilegon diamankan polisi


zoom-inlihat foto
petugas-di-cek-poin-pelabuhan-merak-menggagalkan-aksi-mudik-sepasang-suami-istri.jpg
Dok. Polres Cilegon/ kompas.com
Petugas di Cek Poin Pelabuhan Merak menggagalkan aksi mudik sepasang suami istri yang menyembunyikan mobil pribadinya di atas truk, Minggu (3/5/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sepasang suami istri diamankan petugas kepolisian di Cilegon, Banten.

Keduanya nekat mudik meski telah dilarang oleh pemerintah.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (4/5/2020).

Tak tanggung-tanggung, pasutri ini rela bersembunyi di dalam truk pengangkut barang.

Mobil pribadinya pun turut diangkut dalam truk tersebut.

Petugas di Cek Poin Pelabuhan Merak menggagalkan aksi mudik sepasang suami istri yang menyembunyikan mobil pribadinya di atas truk, Minggu (3/5/2020).
Petugas di Cek Poin Pelabuhan Merak menggagalkan aksi mudik sepasang suami istri yang menyembunyikan mobil pribadinya di atas truk, Minggu (3/5/2020). (Dok. Polres Cilegon/ kompas.com)

Baca: Warga Masih Nekat Mudik, Anies: Kalau Mudik Belum Tentu Bisa Kembali ke Jakarta dalam Waktu Singkat

Baca: Stres Tak Bisa Mudik Karena Lockdown, Pria Ini Tega Lempar Istrinya dari Lantai 7, Ini Kronologinya

Dari peristiwa ini, polisi mengamankan tiga orang antara lain DS (28), S (25) dan DL (20).

Satu di antaranya merupakan sopir truk tersebut.

"Petugas memberhentikan sebuah Colt Diesel BE-8023-NA yang mengarah ke Pelabuhan Merak, namun pada saat diberhentikan dan diperiksa, ternyata Colt Diesel tersebut mengangkut sebuah kendaraan Suzuki APV B-1886-TRH," kata Edy saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2020).

Mereka sengaja melakukan aksi tersebut karena mengetahui Pelabuhan Merak tak lagi melayani pemudik.

Memang, untuk sementara waktu hanya truk barang saja yang diperbolehkan untuk menyeberang.

Tak putus asa, tiga pemudik ini pun meminta sopir truk sebagai jasa membantu menyeberangkan di Pelabuhan Merak.

Sebagai imbalan, mereka membayar Rp 2 juta kepada sopir tersebut.

"Sopir dijanjikan upah sebesar Rp 2 juta agar mau mengangkut kendaraannya menyeberang ke Lampung melalui pelabuhan Merak," ujarnya.

Hingga kini, pihaknya masih meminta keterangan ketiga pemudik tersebut di Mapolres Cilegon.

Berita Serupa: Modus Mudik Sembunyi di Balik Tumpukan Kerupuk

Oknum warga nekat mudik dengan modus sembunyi di balik tumpukan kerupuk
Oknum warga nekat mudik dengan modus sembunyi di balik tumpukan kerupuk (@beritacilegon)

Baca: Cara Bupati Sragen Karantina Pemudik Bandel di Rumah Hantu : Kunci dari Luar, Jangan Lupa Beri Makan

Baca: Mulai Hari Ini Larangan Mudik Diberlakukan, Semua Moda Transportasi Dibatasi Kecuali Kendaraan Ini

Cerita warga yang nekat mudik di tengah pandemi virus corona tak hanya menggunakan modus tersebut.

Diberitakan TribunnewsWiki.com sebelumnya, ada oknum warga yang nekat mudik dengan modus sembunyi di balik tumpukan kerupuk, seperti diunggah di Instagram @beritacilegon, Kamis (30/4/2020).

Sontak video itu viral dan menjadi perbincangan warganet.

Hingga berita ini ditulis, video tersebut sudah ditonton lebih dari 39 ribu kali.

Tampak oknum pemudik itu tak bisa berkutik ketika kendaraan yang digunakan diinspeksi oleh petugas kepolisian.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved