Lakukan Investigasi Internal, Kominfo Kini Bekerja Sama dengan BSSN untuk Tangani Masalah Tokopedia

Kominfo bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tengah lakukan upaya peningkatkan pengamanan data pribadi pengguna Tokopedia.


zoom-inlihat foto
logo-tokopediatokopedia.jpg
Tokopedia
Logo Tokopedia. Bocornya data 91 juta pengguna Tokopedia membuat Kominfo bekerja sama dengan BSSN untuk melakukan investigasi internal.


"Saat ini banyak penipuan mengunakan phising. Sebelum kita mengklik tautan yg kita terima lewat email, pastikan keaslian alamat email pengirim. Cara membaca alamat email dari belakang ke depan," jelasnya.

Kominfo Bekerja Sama Dengan BSSN

Demi menjaga keberlangsungan ekonomi digital di Indonesia, Kominfo bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) akan berupaya meningkatkan pengamanan data pribadi pengguna platform Tokopedia.

"Pemerintah akan terus memastikan agar digital economy khususnya e-commerce dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya gangguan oleh peretas data atau data breach. Setiap usaha peretasan data akan ditindaklanjuti agar tidak mengganggu jalannya e-commerce," jelas Menteri Kominfo dalam konferensi pers daring usai mengadakan rapat secara virtual antara Kementerian Kominfo, BSSN dan Tokopedia di Jakarta, Senin (04/05/2020).

Dalam rapat tersebut, Kominfo bersama dengan BSSN dan Tokopedia tengah lakukan evaluasi dan mitigasi teknis terkait perkembangan bocornya 91 juta data pengguna e-commerce tersebut.

Baca: Prank Beri Dus Mi Instan Isi Sampah Ke Beberapa Waria, Youtuber Ferdian Paleka Digeruduk Warga

Baca: Pemerintah Rilis Aplikasi Pelacak Covid-19 PeduliLindungi yang Bisa Deteksi Penyebaran Virus Corona

Tokopedia pun menyampaikan jika sebagian data yang diretas berupa email, nomor handphone, tanggal lahir, dan nama lengkap.

Sedangkan untuk data-data keuangan dan akun pribadi penggunanya sejauh ini aman.

"Tokopedia menyampaikan data-data keuangan dan akun pelanggan aman. Security system Tokopedia hingga saat ini belum bisa diterobos, walaupun sebagian data terkait nama, email dan telepon barangkali sebagian sudah dimasuki peretas," paparnya seraya menegaskan saat ini Tokopedia tengah melakukan evaluasi secara mendalam.

Kemudian, Kominfo pun meminta agar para pengguna Tokopedia tidak terjebak untuk membuka tautan-tautan yang dikirim oleh email yang tidak diketahui.

Karena kemungkinan besar itu adalah upaya phising atau penipuan untuk melakukan peretasan akun.

Selain itu, pengguna disarankan untuk mengganti password secara berkala dan melakukan pengecekan email apakah ada upaya peretasan lain.

Tidak lupa, pengguna Tokopedia juga dihimbau untuk mengganti password pada aplikasi atau platform lain yang ber-email sama yang juga digunakan pada platform belanja online tersebut.

(TribunnewsWiki.com/Restu)

Artikel ini juga  tayang di Tribunnews.com dengan judul Lakukan Investigasi Internal, Kominfo Kini Bekerja Sama dengan BSSN untuk Tangani Masalah Tokopedia





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved