Penelitian lainnya mengamati puasa Ramadhan yang dijalani penderita IBD (inflammatory bowel disease) atau radang usus.
Telah dilaporkan bahwa pada 60 pasien yang diamati, puasa Ramadhan tidak menunjukkan adanya hubungan dengan keparahan penyakit atau menurunnya kesehatan pasien secara umum.
Sehingga dapat dikatakan puasa untuk autoimun IBD.
Dari berbagai penelitian di atas, dapat disimpulkan puasa untuk autoimun relatif aman. Namun, masih banyak jenis penyakit autoimun yang belum diteliti hubungannya dengan puasa Ramadhan.
Oleh karena itu, tetap berhati-hati jika Anda memutuskan untuk berpuasa.
Tips aman puasa untuk autoimun
Penyakit autoimun ada bermacam-macam jenis.
Sebelum menjalankan puasa, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter.
Selain itu, perhatikan juga tips aman puasa untuk autoimun berikut ini:
Baca: Ramadan di Tengah Pandemi Corona, Apakah Belanja Keperluan Lebaran Itu Bijak? Ini Penjelasannya
1. Jangan lewatkan sahur
Selain berpahala, sahur merupakan komponen terpenting dari puasa Ramadhan.
Pasalnya, tubuh kita bergantung pada asupan nutrisi yang seharusnya diberikan pada saat sahur untuk memberi kita energi.
Jika sahur terlewat, maka periode perut dalam keadaan kosong menjadi semakin panjang.
Akibatnya, Anda akan cenderung merasa dehidrasi dan lelah di siang hari.
Jika tubuh kelelahan, sistem kekebalan tubuh kita pun bisa semakin menurun.
Baca: Ramadan di Tengah Pandemi Corona, Ini Cerita WNI di Islandia yang Menjalankan Ibadah Puasa
2. Makanan yang disarankan untuk penderita autoimun
Berdasarkan panduan pola makan untuk penderita autoimun, The Autoimmune Protocol (AIP), berikut jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi:
- Minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak alpukat
- Sayur-mayur, kecuali tomat, paprika, kentang, dan terong
- Daging rendah lemak, hati
- Makanan laut yang kaya asam omega-3 seperti udang, salmon, kakap, dan kerang-kerangan
- Makanan fermentasi seperti acar, kimchi, kefir, dan kombucha
- Bumbu dan rempah-rempah
- Gelatin yang dibuat dari daging sapi organik
- Madu dalam porsi kecil
- Buah-buahan dalam porsi kecil, sebaiknya tidak melebihi dua potong dalam sekali makan
Baca: Ramadan di Tengah Pandemi Corona, Simak Promo dari Bukalapak, Shopee, hingga Tokopedia
3. Hindari menu pantangan untuk penderita autoimun
- Berikut macam-macam makanan yang harus dihindari oleh penderita autoimun:
- Biji-bijian seperti oatmeal, beras coklat, beras hitam,atau gandum utuh
- Sayuran dari jenis Solanaceae, seperti tomat, paprika, kentang dan terong
- Telur Gula pasir atau pemanis buatan
- Minyak sayur dan minyak kanola
- Produk olahan, kemasan, dan kalengan
- Kopi Susu dan produk olahannya
4. Konsultasikan dengan dokter apabila ada obat yang harus diminum
Jika Anda biasanya minum beberapa obat di siang hari, tanyakan kepada dokter apakah ada jenis obat dengan efek yang diperpanjang.