Lama Jadi Misteri, Akhirnya Mbak Tutut Ungkap Penyebab Meninggalnya Ibu Tien Soeharto

Mbak Tutut akhirnya membongkar penyebab meninggalnya ibu Tien Soeharto. Ceritanya diunggah di blog pribadinya, Rabu (29/4/2020).


zoom-inlihat foto
misteri-kematian-ibu-tien-soeharto.jpg
Kolase Warta Kota dan Tribunnews
Menjelang Bu Tien Wafat, 3 Peristiwa Tak Biasa Menimpa Soeharto


Setelah bertemu ibu dan bapak, kami berangkat ke makam di Giribangun.

Saya menemani bapak satu mobil.

Soeharto bersama Istrinya, Tien.
Soeharto bersama Istrinya, Tien. (Net/TribunJambi)

Di dalam perjalanan menuju makam, dengan suara yang dalam, tiba-tiba bapak bercerita.

“Ibumu pagi itu, mengeluh”

“Bapak, aku kok susah nafas yo”

“Bapak tanya mana yang sakit bu”

Ibumu bilang “Ora ono sing loro (tidak ada yang sakit), mung susah nafas pak (hanya susah nafas pak)”

Bapak bertanya lagi, “Dadanya sakit nggak bu”

Ibumu berbisik “ Ora ono (tidak ada)”

Bapak rebahkan ibu dengan bantal yang agak tinggi, karena ibumu susah nafasnya.

Bapak panggil ajudan untuk segera menyiapkan ambulans. Ibu harus dibawa ke rumah sakit segera.

Saya mencoba bertanya ke bapak “Jadi ibu tidak mengeluh sakit sedikitpun pak?”

Bapak menjawab dengan tegas, “Tidak, ibu hanya mengatakan susah nafas.”

“Jam berapa itu pak?” saya bertanya.

“Kurang lebih jam 3” kata bapak. Berarti setelah bapak sholat tahajut.

Mimpi Aneh Soeharto Sebelum Wafat Diabaikan, Cerita ke Mbak Tutut Tapi Endingnya Mereka Tertawa (Instagram tututsoeharto)
Mimpi Aneh Soeharto Sebelum Wafat Diabaikan, Cerita ke Mbak Tutut Tapi Endingnya Mereka Tertawa (Instagram tututsoeharto) (Instagram tututsoeharto)

Kemudian bapak melanjutkan ceritanya, “Di dalam perjalanan, ibumu sudah tidak sadar. Sampai di rumah sakit, semua dokter sudah berusaha untuk membantu ibumu. Tapi, Allah berkehendak lain.”

Bapak terdiam tidak bicara lagi. Sepertinya, bapak ingin mengungkapkan perasaan hati yang kehilangan ibu dengan bercerita.

Tak dapat saya bendung air mata saya.

Bapak dan ibu tak pernah berjauhan. Beliau berdua saling mencinta, saling mendukung, dan saling membantu.

Begitu yang satu tidak ada lagi di kehidupan, maka akan terasa, ada sesuatu yang hilang dalam dirinya.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved