TRIBUNNEWSWIKI.COM - Physical distancing atau menjaga jarak fisik ternyata tak hanya perlu dilakukan di luar rumah, namun juga di dalam rumah.
Physical distancing juga wajib dilakukan saat di dalam rumah bersama keluarga.
Masih banyak masyarakat yang beranggapan jika physical distancing hanya diberlakukan saat berada di kerumunan masyarakat di luar rumah.
Seperti kita ketahui jika kini masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah dan menerapkan physical distancing di tengah pandemi
Namun hal tersebut ternyata juga harus dilakukan saat berada di dalam rumah.
Alasannya karena saat ini virus corona tak memandang bulu.
Baca: Ahli Singapura Yakin Wabah Corona di Indonesia Berakhir 20 Juni 2020, Ahli dari UI Beri Tanggapan
Baca: Studi Harvard: Social Distancing untuk Cegah Penyebaran Covid-19 Mungkin Diperlukan hingga 2022
Semua orang bisa saja terpapar virus ini.
Orang yang sehat bisa saja tak tahu ternyata dirinya membawa virus corona.
Oleh karena itu, kegiatan physical distancing harus tetap dilakukan meskipun dengan anggota keluarga sendiri.
Bagi sebagian orang mungkin hal tersebut akan susah dilakukan karena ketika bersama keluarga pun kita harus jaga jarak.
Namun demi menggurangi penyebaran virus ini, harus dilakukan hal tersebut.
Namun ada tips agar menjaga jarak di rumah tak menjadi masalah besar bersama anggota keluarga.
Berikut adalah tips physical distancing di dalam rumah dikutip dari Kompas.com:
1. Sepakat lakukan physical distancing
Dalam setiap hubungan, komunikasi yang transparan sangat membantu mencegah salah paham dan timbulnya konflik yang tidak perlu.
Hal ini berarti, jika kita butuh waktu tertentu untuk melakukan physical distancing di rumah, juga perlu disepakati bersama-sama terkait kapan waktu diri sendiri maupun pasangan tidak ingin diganggu.
2. Membuat jadwal
Menerapkan physical distancing di rumah, bukan berarti membuat hubungan dengan pasangan jadi merenggang.
Sebaliknya, jika kita ingin hubungan dengan pasangan tetap langgeng setelah masa karantina selesai, sebaiknya buat jadwal bersama dengan pasangan secara terpisah.
Menurut konsultan kesehatan mental dr. Claire Barber, membuat jadwal sangat penting karena akan membuat masing-masing individu merasa produktif.