Hari Ini dalam Sejarah 22 April: Zaragoza Ditandatangani, Spanyol Terusir dari Kepulauan Maluku

Kedatangan Spanyol di Kepulauan Maluku memicu konflik dengan Portugis yang lebih dulu berada di sana


zoom-inlihat foto
peta-perjanjian-tordesillas-dan-perjanjian-zaragoza.jpg
Lencer (GFDL)
Peta Perjanjian Tordesillas dan Perjanjian Zaragoza

Kedatangan Spanyol di Kepulauan Maluku memicu konflik dengan Portugis yang lebih dulu berada di sana




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perjanjian Zaragoza ditandatangani pada 22 April 1529 oleh Raja John III dari Portugal dan Kaisar Charles V, Raja Spanyol dan Kaisar Romawi Suci.

Ditandatangani di Zaragoza, perjanjian ini membuat Spanyol menarik diri dari Kepulauan Maluku.

Spanyol kemudian mendapat kompensasi 350.000 ducat dan memfokuskan penjelajahannya ke Filipina.

Perjanjian Zaragoza terjadi setelah 35 tahun Perjanjian Tordesillas yang membagi wilayah eksplorasi Spanyol dan Portugis.[1]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 22 April 1970 - Perayaan Hari Bumi Pertama Kali Diadakan di Amerika Serikat

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 21 April 1989, Demonstrasi Pelajar Tiongkok di Lapangan Tiananmen, China

Charles V, Raja Spanyol dan Kaisar Romawi Suci
Charles V, Raja Spanyol dan Kaisar Romawi Suci (museodelprado.es)

  • Latar belakang


Ketika Columbus mencapai Hispaniola pada 1492, perlombaan penjelajahan dilakukan oleh Spanyol dan Portugal.

Kedua kekuatan Eropa ini berusaha menancapkan kekuasaannya di Dunia Baru.

Pada 1481, Paus Sixtus IV menganugerahkan semua wilayah yang ditemukan di selatan Kepulauan Canary.

Namun, Columbus ternyata mendarat di bawah garis yang disahkan dan mengibarkan bendera Spanyol di wilayah yang tidak diketahui pada saat keputusan Sixtus dikeluarkan.

Untuk menyelesaikan ini, Paus Alexander VI mengeluarkan keputusan pembagian dunia secara sementara pada Mei 1493.

Dunia Baru yang berada di barat garis bujur 38 derat akan menjadi milik Spanyol, sementara di timur akan jatuh ke tangan Portugis.

Raja Portugis tidak puas dengan keputusan ini dan kedua kerajaan berunding.

Perundingan ini menghasilkan Perjanjian Tordesillas pada 7 Juni 1494.

Sebuah garis antara Kutub Utara dan Kutub Selatan pada 46 derajat bujur barat akan memisahkan daerah penjelajahan.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Pesawat United Airlines Flight 736 Tabrak Jet Fighter AS di Langit Nevada

  • Asal-usul konflik di Maluku


Pada 1511, penjelajah Portugis bernama Alfonso de Albuquerque berhasil menguasai Malaka,

Dia kemudian mencapai Kepulauan Banda di Maluku dan membuat perjanjian dengan penguasa lokal untuk membuat benteng dan gudang.

Sementara itu, Ferdinand Magellan meyakinkan Spanyol untuk membiayai penjelajahan agar menemukan jalur rempah.

Namun, dia tidak ingin mengganggu Portugis dengan menggunakan rute Samudra Hindia.

Magella sampai di kepulauan rempah pada 1521, tetapi terbunuh di Filipina.

Charles V kemudian mengirim ekspedisi kedua pada 1525 di bawah Garcia Jofre de Loaisa dan bertujuan menguasai kepulauan rempah untuk Spanyol.

Dia merasa bahwa kepulauan itu masih merupakah hak Spanyol jika merujuk Perjanjian Tordesillas.

Ekspedisi ini sampai di Tidore dan sebuah benteng Spanyol kemudian dibuat.

Kedatangan Spanyol ini memicu konflik dengan Portugis yang lebih dulu ada di Maluku.[3]

  • Perjanjian Zaragoza


Sebelum bertemu di Maluku, Spanyol dan Portugis sebenarnya sudah menugaskan para astronom dan matematikawan untuk mencari lokasi pasti dari meridian yang ada di Perjanjian Tordesillas.

Sayangnya, tidak ada kesepakatan yang terjadi.

Keduanya mengklaim Maluku berada di wilayah penjelajahan masing-masing.

Namun, solusi baru mulai muncul ketika saudara perempuan Charles V menikahi John III dari Portugal pada 1526, dan Charles V menikahi saudara perempuan John III pada 1527.

Butuh beberapa tahun agar perundingan ini bisa menghasilkan keputusan.

Akhirnya, pada 22 April 1529 ditandatangani sebuah perjanjian di Kota Zaragoza.

Ada garis batas 17 derajat di timur Maluku dan Spanyol harus meninggalkan Maluku.

Sebagai kompensasi, Portugis memberi Spanyol 350.000 ducat dan mulai memfokuskan penjelajahannya ke Filipina.[4]



Peristiwa Perjanjian Zaragoza ditandatangani
Pada 22 April 1529
   


Sumber :


1. www.guampedia.com
2. www.mapsofworld.com
3. americasbesthistory.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Demo 'Jokowi End Game', Masyarakat

    Sebanyak 3.385 personel gabungan dari TNI, Polda Metro
  • Raih Medali di Olimpiade Tokyo

    Presiden Jokowi turut mengunggah foto Windy saat berada
  • Mutiara Rahma Putri

    Mutiara Rahma Putri adalah atlet Dayung berkebangsaan Indonesia
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved