Akui Data Salah dan Keliru, Anggota DPRD DKI Jakarta Masuk Daftar Penerima Bansos

Anggota DPRD DKI Jakarta Johnny Simanjuntak mengaku mendapat bantuan sosial berupa sembako padahal RT setempat tidak menyetorkan namanya ke Pemprov.


zoom-inlihat foto
bantuan-sosial-bansos-sembako-psbb-dki-jakarta.jpg
Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta via Kompas.com
Paket bantuan sosial berupa beras, masker, minyak goreng, sarden kaleng dan biskuit yang diberikan Pemprov DKI Jakarta kepada warga selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan Covid-19.


Ia merasa tidak adil kalau terdapat warga yang menjadi salah sasaran seperti dirinya.

"Masak saya dapat itu, nah ini sebagai warning kepada Pemda ketika memberikan data itu ya kepada Pempus atau Pemda harus hati-hati. Enggak bisa lagi secara acak, harus betul-betul," tambahnya.

Sebelumnya, paket bantuan sosial yang akan diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta berisi bahan pangan pokok.

Yaitu beras lima kilogram satu karung, sarden dua kaleng kecil, minyak goreng 0,9 liter satu bungkus, biskuit dua bungkus.

Bantuan lainnya yang ditambahkan yakni masker kain dua lembar, sabun mandi dua batang.

Kemudian disepakati bahwa warga yang mendapat bansos tidak akan menerima bantuan berupa uang tunai.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Ryana Aryadita Umasugi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Data Kacau, Anggota DPRD DKI Jakarta Justru Masuk Daftar Penerima Bansos"

dan di Tribunnews.com dengan judul Akui Data Salah dan Keliru, Anggota DPRD DKI Jakarta Masuk Daftar Penerima Bansos





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved