TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sebelum pandemi virus corona (Covid-19) menyerang banyak negara di dunia, Bill Gates ternyata sudah memprediksi akan kedatangan wabah tersebut.
Bill Gates telah mewanti-wanti dunia akan datangnya virus yang akan menelan banyak korban jiwa.
Hal tersebut pernah diucapkan Gates dalam acara TED Talk pada 2015.
Dalam pidatonya di TED 2015, Gates memeriksa wabah Ebola yang menewaskan ribuan orang di Guinea, Liberia dan Sierra Leone.
Dia menyoroti faktor-faktor yang mencegah penyebaran penyakit di seluruh dunia, dan memperingatkan potensi pandemi di seluruh dunia yang jauh lebih menular.
"Kegagalan untuk mempersiapkan bisa memungkinkan epidemi berikutnya secara dramatis lebih dahsyat daripada Ebola," katanya.
"Anda dapat memiliki virus di mana orang merasa cukup baik sementara mereka menular bahwa mereka naik pesawat, atau mereka pergi ke pasar."
Baca: Setelah Ramalan Soal Pandemi, Bill Gates Kembali Perkirakan Wabah yang Mudah Terulang
Baca: Bill Gates Sampaikan Lebih Banyak Prediksi tentang Virus Corona: Good News dan Bad News
Dan benar saja apa yang telah diwanti-wanti Gates sejak lima tahun lalu kini benar-benar terjadi.
Virus corona telah menjadi pandemi yang melumpuhkan banyak negara dan telah menginfeksi hampir 2,5 juta orang di seluruh dunia.
Saat virus telah menyebar ke seluruh dunia, Gates telah menjanjikan 250 juta USD untuk memerangi penyakit ini dan membuat vaksin.
Dilansir oleh Business Insider, faktor-faktor tersebutlah yang memberikan dasar bagi serangkaian teori konspirasi baru yang menunjuk Gates sebagai dalang di balik pandemi Covid-19.
Bill Gates kini telah menjadi salah satu tokoh publik paling vokal tentang pandemi virus corona.
Tetapi miliarder filantropis dan pendiri Microsoft ini juga telah menjadi target utama dari berbagai teori konspirasi yang muncul di sekitar penyebaran Covid-19.
Dilansir oleh CNBC, teori-teori konspirasi yang secara keliru menghubungkan Gates dengan asal-usul virus corona dengan cara tertentu telah disebutkan 1,2 juta kali di televisi atau media sosial dari Februari hingga April.
Hal tersebut menurut sebuah analisis oleh The New York Times dan Zignal Labs, sebuah perusahaan analisis media.
Itu kira-kira 33% lebih dari topik teori konspirasi virus corona paling populer kedua selama waktu itu, selain teori tentang menghubungkan teknologi nirkabel 5G dengan pandemi virus.
Baca: Otoritas Korea Utara Ungkap Sesungguhnya Ada Kasus Virus Corona di Negaranya: Terjadi Awal Maret
Baca: Donald Trump Putuskan AS Stop Danai WHO, Negara Miskin Paling Kena Imbas, Tak Hanya Perangi Covid-19
Gates secara teratur hadir dalam wawancara televisi dan podcast di mana dia mempertimbangkan janji Bill & Melinda Gates Foundation senilai 250 juta USD untuk membantu dunia mengembangkan vaksin virus corona yang efektif.
Dia juga kerap mengkritisi tanggapan pemerintah AS terhadap pandemi global.
Para ahli teori konspirasi menggunakan fakta bahwa Gates telah terang-terangan berbicara tentang ancaman yang lebih luas yang bisa ditimbulkan oleh pandemi global selama beberapa tahun, sebagai bukti bahwa Gates telah mengatahui keberadaan virus itu, khususnya tentang virus corona sebelumnya.
Sebagai contoh, Gates yang dilaporkan telah menimbun makanan di ruang bawah tanahnya untuk mempersiapkan pandemi, menurut istrinya, Melinda - memberikan pidato TED Talk pada tahun 2015 yang memperingatkan orang-orang bahwa virus menular memiliki risiko lebih besar terhadap kemanusiaan daripada perang nuklir.