Hari Ini dalam Sejarah: 15 April 1912 - Kapal Titanic Tenggelam di Atlantik setelah Tabrak Gunung Es

RMS Titanic tenggelam dalam pelayaran perdananya ke New York City. Titanic tenggelam di Samudra Atlantik pada 15 April 1912 setelah menabrak gunung es


zoom-inlihat foto
titanic-pada-10-april-1912.jpg
F.G.O. Stuart (Public domain)
Titanic pada 10 April 1912, ketika berangkat dari Southampton dalam pelayaran perdana

RMS Titanic tenggelam dalam pelayaran perdananya ke New York City. Titanic tenggelam di Samudra Atlantik pada 15 April 1912 setelah menabrak gunung es




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Royal Mail Ship (RMS) Titanic tenggelam di Samudra Atlantik pada 15 April 1912 setelah menabrak gunung es.

Titanic tenggelam dalam pelayaran perdananya dari Southampton ke New York City dan menewaskan sekitar 1.500 jiwa.

Saat itu, Titanic adalah salah satu kapal terbesar, termewah, dan tercepat di dunia yang dimiliki maskapai White Star.[1]

Tenggelamnya Titanic menjadi satu di antara tragedi transportasi paling terkenal dan menjadi inspirasi berbagai film dan novel.[2]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 14 April 1828, Penerbitan Pertama Kamus Bahasa Inggris-Amerika

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 13 April 1928, Penerbangan Trans-Atlantik Pertama dari Eropa ke Amerika

 

  • Asal-usul dan pembuatan #


Pada awal 1900-an pelayaran transatlantic sangat menguntungkan karena mengantar para pelawat kaya dan imigran.

Dua maskapai yang mendominasi pelayaran itu adalah White Star dan Cunard.

Pada musim panas 1907, Cunard menaikkan pangsa pasarnya dengan mengeluarkan dua kapal, Lusitania dan Mauretania.

Untuk menandingi Cunard, White Star kemudian meminta William Pirrie untuk membangun kapal-kapal besar.

Akhirnya ada tiga kapal yang dibuat, bernama Olympic, Titanic, dan Brittanic.

Ketiganya kemudian dikenal karena kenyamanannya dibandingkan kecepatannya.

Titanic mulai dikerjakan pada 31 Maret 1909 dan didesain oleh Thomas Andrew dari Harland and Wolff.

Kapal ini memiliki ruang makan kelas satu yang sangat luas, empat elevator, dan sebuah kolam renang.

Untuk keamanan, Titanic memiliki 16 kompartmen, termasuk pintu yang dapat ditutup dari bridge.

Berbagai sistem keamanan membuat Titanic dianggap sebagai kapal yang tidak dapat tenggelam.

Setelah lambung dan superstruktur utama selesai, Titanic diluncurkan pada 31 Mei 1911.

Mesin mulai dimasukkan dan pekerjaan interior kemudian dimulai.[3]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 13 April 1928, Penerbangan Trans-Atlantik Pertama dari Eropa ke Amerika

  • Tenggelam dalam pelayaran perdana #


Titanic memulai pelayaran perdana pada 10 April 1912, berlayar dari Southampton ke New York City.

Pelayaran melawati Atlantik ini membawa sekitar 2.200 penumpang dan kru.

Setelah berhenti di Cherbourg di Prancis dan Queenstown untuk membawa penumpang terakhir, Titanic melaju dengan kecepatan penuh menuju New York City.

Namun, sebelum tengah malam pada 14 April, Titanic gagal menghindari gunung es.

Tabrakan ini merusak setidaknya lima kompartemen lambungnya.

Kompartemen tersebut terisi air dan menurunkan haluan kapal.

Karena kompartemen Titanic tidak ditutup di bagian atas, air memenuhi kompertemen selanjutnya dan menenggelamkan haluan.

Buritan kemudian naik, ke posisi hampir vertikan di atas air.

Titanic pecah menjadi dua dan sekitar pukul 02.20 pada 14 April, buritan dan haluan tenggelam ke dasar samudra.

Karena kurangnya sekoci penyelamat dan prosedur darurat, lebih dari 1.500 orang tenggelam atau membeku sampai tewas di perairan es Atlantik.

Ada sekitar 700 orang yang selamat, mayoritas wanita dan anak-anak.

Sekitar 1 jam dan 20 menit setelah Titanic tenggelam, kapal Carpathia milik Cunard datang dan menyelamatkan para korban.[4]

Baca: Penerapan Lockdown di Afrika Selatan: Kasus Penjarahan, Pencurian, dan Kekerasan Menguat

  • Penyelidikan #


Setelah dilakukan penyelidikan, disimpulkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh gunung es, bukan kecacatan kapal itu sendiri.

Sang kapten, E. J. Smith yang juga tewas dalam kecelakaan, dianggap bersalah karena melaju dengan kecepatan 22 knot.

Padahal, saat itu kapal sedang melaju di perairan ber-es di lepas pantai Newfoundland.

Kasus Titanic kemudian dianggap selesai.

Namun, ketika seorang ahli kelautan bernama Robert Ballard menemukan puing-puing Titanic, dia juga menemukan bahwa kapal itu pecah menjadi dua bagian.

Bagian pertama dari Titanic kemudian diangkat dan menemukan adanya kualitas baja rendah yang digunakan.

Baja kualitas rendah itu dianggap bisa menjadi penyebab bencana yang menewaskan lebih dari seribu orang.

Ilmuwan material, Jennifer Hooper McCarty, kemudian mengatakan bahwa bukan baja penyebabnya, tetapi rivet.[5]

(TribunnewsWiki/Febri)



Peristiwa Titanic tenggelam di Samudra Atlantik
Tanggal 15 April 1912
   


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved