Diungkapkan oleh Kombes Andy, penumpang tersebut rupanya berasal dari Jakarta.
Sehingga perawatan harus segera dilakukan karena kini pandemi virus corona masih menjadi isu hangat.
Dijelaskan oleh Kombes Andy, peristiwa penipuan bermula saat pelaku akan mudik dari Jakarta ke Solo, Jawa Tengah.
Sesampainya di Terminal Bus Bulupitu, Purwokerto, pelaku memesan ojek online untuk mengantarkannya ke Solo.
Baca: Driver Ojol Tergeletak di Atas Motor Bikin Panik Dikira Kena Corona, Satpol PP Panggil Ambulans
Padahal, jarak dari Purwokerto ke Solo sangat jauh, sekitar 230 kilometer.
Menurut informasi yang beredar, Mulyono bertemu dengan pelaku ketika mangkal di kawasan Terminal Bus Bulupitu, Purwokerto.
Pelaku kemudian menghampiri dan meminta Mulyono untuk mengantarnya ke Solo.
Awalnya Mulyono enggan menuruti kemuan sang penumpang karena masalah jarak Purwokerto-Solo yang mencapai 230 km.
Sehingga pelaku menjanjikan akan membayar ongkos perjalanan sebesar Rp. 700 ribu.
Namun sesampai di Solo, pelaku meninggalkan Mulyono tanpa membayar ongkos yang dijanjikan.
Pelaku beralasan dirinya tidak memiliki uang.
"Sampai di Solo, pelaku meninggalkan pengemudi ojol tanpa membayar ongkos karena tidak punya uang," terang Kombes Andy.
Lebih lanjut, Kombes Andy mengaku pihaknya belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kasus penipuan tersebut.
Dikatakan sang Kapolres, hal tersebut lantaran hingga saat ini belum ada laporan dari korban.
Baca: Dr Tirta Senggol Atta Halilintar hingga Rachel Vennya Untuk Sumbang Ojol yang Terkena Imbas Corona
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, KOMPAS/Labib Zamani)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penumpang yang Tipu Mulyono Driver Ojol yang Antar Purwokerto-Solo Ditangkap Polisi, Dirawat karena Batuk"