9 Prediksi Masa Depan Pasca Pandemi Covid-19, Interaksi Contactless hingga Ketergantungan pada Robot

Setelah pandemi Covid-19 usai, ada beberapa hal yang diprediksi akan tetap dikembangkan. Inilah 9 prediksi masa depan usai Wabah Virus Corona:


zoom-inlihat foto
ilustrasi-virus-wuhan.jpg
pixabay.com
Ilustrasi virus penyakit.


4. Pengembangan obat yang diaktifkan AI

Semakin cepat kita dapat membuat dan menggunakan obat yang efektif dan aman untuk diobati dan vaksin untuk mencegah COVID-19 dan virus di masa depan, semakin cepat ditampung.

Artificial Intellegence (AI) adalah mitra yang ideal dalam pengembangan obat karena dapat mempercepat dan melengkapi upaya manusia.

Realita saat ini akan menginformasikan upaya yang dapat dilakukan di masa depan untuk menggunakan AI dalam pengembangan obat.


5. Telemedicine

Untuk membatasi lalu lintas di rumah sakit dan kantor praktisi perawatan kesehatan lainnya, banyak yang menerapkan atau mengingatkan pasien mereka bahwa konsultasi dapat dilakukan melalui video.

Daripada bergegas ke dokter atau pusat kesehatan, perawatan jarak jauh memungkinkan layanan klinis tanpa kunjungan langsung.

Beberapa penyedia layanan kesehatan telah mencoba-coba ini sebelum COVID-19, kini hal semacam ini dapat terus dikembangkan dan diterapkan di banyak bidang.

Baca: Pemerintah Gandeng Aplikasi Halodoc untuk Lakukan Konsultasi Online Sebelum Jalani Rapid Test

6. Lebih banyak belanja online

Covid-19 membuat sistem belanja online makin laris.

Bisnis yang tidak memiliki opsi online menghadapi bersiap untuk menghadapi kehancuran finansial,

Setelah Covid-19, bisnis yang ingin tetap kompetitif akan mencari cara untuk memiliki layanan online dan akan ada peningkatan pada sistem logistik dan pengiriman untuk mengakomodasi lonjakan permintaan baik dari preferensi pembeli atau pandemi masa depan.

Ilustrasi belanja online
Ilustrasi belanja online (Kompas.com)

7. Ketergantungan pada Robot meningkat

Robot tidak rentan terhadap virus. Mereka digunakan untuk mengirimkan bahan makanan atau mengambil tanda vital dalam sistem perawatan kesehatan atau untuk menjaga pabrik tetap berjalan.

Perusahaan menyadari bagaimana robot dapat mendukung sistem usaha dan memainkan peran penting dalam dunia pasca-COVID-19 atau selama pandemi di masa depan.

Baca: Selain ODP & PDP, Kini Ada Kategori Baru Kasus Covid-19: Orang Tanpa Gejala (OTG), Apa Ciri-cirinya?

8. Lebih banyak acara digital

Penyelenggara dan peserta acara langsung yang terpaksa beralih ke digital menyadari ada pro dan kontra dari keduanya.

Selama pandemi Covid-19, banyak acara konser daring yang diselenggara berbagai platform.

Tak sedikit audience yang merasa puas dengan penampilan idolanya meski tak bertatapan langsung seperti di konser pada umumnya.

Terlebih lagi, acara serupa dapat menggaet lebih banyak peminat, karena dinilai effortless.

Meskipun tak ada jaminan bahwa acara tatap muka akan diganti sepenuhnya setelah COVID-19, namun penyelenggara acara akan mencari cara bagaimana aspek digital dapat melengkapi acara tatap muka.

Forbes memprediksi, kenaikan tajam dalam acara hybrid di mana bagian dari acara berlangsung secara langsung, dan yang lainnya disampaikan secara digital.

Ilustrasi Youtube
Ilustrasi Youtube (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)




Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved