Update Pasien Virus Corona 3 April 2020: Total Tembus 1.016.401 Kasus, 211.777 Orang Sembuh

Berikut adalah perkembangan pasien virus corona hingga Jumat 3 April 2020. Tercatat total tembus 1.016.401 kasus.


zoom-inlihat foto
social-distancing-di-hanoi-2.jpg
VATSYAYANA / AFP
Penduduk, yang memakai masker wajah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19, mempraktikkan social distancing ketika mereka menunggu untuk diuji di pusat pengujian cepat sementara dekat rumah sakit Bach Mai di Hanoi pada 31 Maret 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perkembangan terbaru pasien virus corona di seluruh dunia hingga 3 April 2020, total mencapai 1.016.401 kasus.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia mencapai 53.160 orang.

Kabar terbaru ini sejalan dengan meningkatnya angka jumlah pasien sembuh yang mencapai 211.775 orang.

Laporan data dari John Hopkins University, Jumat (3/4/2020) ini juga menyebut virus corona telah menyebar ke 199 negara di dunia.

Baca: Petugas Pemakaman Jenazah Dilempari Batu Warga saat Hendak Makamkan Pasien Corona, Bupati Minta Maaf

Tim medis menggunakan APD lengkap saat menunjukan ruang isolasi pasien corona di RSU dr Slamet Garut, beberap waktu lalu
Tim medis menggunakan APD lengkap saat menunjukan ruang isolasi pasien corona di RSU dr Slamet Garut, beberap waktu lalu (KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG)


Masa Depan Klub Sepak Bola di Italia Terancam

Serie A sebagai puncak tertinggi liga sepak bola Italia, memang belum mampu menandingi pamor Liga Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Meski begitu, Serie A masih digemari banyak pecinta sepak bola diseluruh dunia, termasuk mereka yang berasal dari Indonesia.

Kondisi terkini, Italia menjadi negara yang paling terdampak pandemi virus corona.

Nasib Liga Italia Serie A dan turunannya pun setali tiga uang, turut diberhentikan sementara waktu sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Beberapa klub di Italia pun menerapkan pemotongan gaji selama kompetisi dihentikan.

Namun, mereka yang merasakan nasib mengenaskan bukanlah para pemain Juventus, Inter atau AC Milan, melainkan mereka yang bermain liga amatir di Negeri Pizza itu lah yang paling terdampak dari pandemi yang berasal dari Wuhan, China, tersebut.

Baca: Tanggal Rilis Film Top Gun: Maverick Akhirnya Turut Ditunda karena Virus Corona

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte.(IndiaToday)
Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte.(IndiaToday) (IndiaToday)

Melansir Tuttosport, kompetisis Serie D ke bawah adalah kompetisi yang paling terkena dampak dari Covid-19.

Dari Serie D ke kategori-kategori kompetisi amatir di bawahnya, ada 12.000 klub dan satu juta pemain amatir yang masa depannya terancam akibat Covid-19.

Mereka mencakup 98 persen dari pesepak bola di Italia.

"Ketika membicarakan gaji pemain, kita berpikir soal Cristiano Ronaldo dll."

"Namun, ada banyak sekali pemain yang membawa pulang gaji tak sampai 2000 euro per bulan," tutur Alfonso Morrone, Presiden Asosiasi Direktur dan Kolaborator Olahraga.

"Mereka perlu membayar kebutuhan sehari-hari, cicilan rumah, dll."

"Pada periode darurat ini, kontrak para pesepak bola profesional terlindungi sementara para amatir tidak."

Oleh karena itu, banyak pihak mendukung upaya Menteri Pemuda dan Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, untuk mewujudkan proposal bantuan keuangan sebesar 400 juta euro bagi olahraga akar rumput dan asosiasi amatir di Italia.

Salah satunya datang dari Cosimo Sibilia, Presiden Liga Amatir Nasional Italia (LND).





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved