Diskors Selama 18 Bulan oleh FIM karena Skandal Doping, Andrea Iannone Bakal Ajukan Banding

Andrea Iannone buka mulut tentang skorsing 18 bulan yang diterimanya dari FIM


zoom-inlihat foto
andrea-iannone.jpg
Instagram/andreaiannone
Andrea Iannone akan mengajukan banding karena merasa skorsing yang diterimanya tidak adil


"Keputusan itu membuat kita bingung dengan hukuman yang dijatuhkan kepada Andrea Iannone."

"Para hakim mengakui itikad baik Andrea dan ketidaksadarannya dalam mengkonsumsi doping karena terkontaminasi dari makanan," buka Massimo Rivola dikutip dari GPone.com.

"Karena alasan ini, hukuman yang dijatuhkannya tidak masuk akal."

"Harusnya Andrea dibebaskan," dia menambahkan.

"Kami ingin Andrea mengendarai Aprilia RS-GP, kami ingin selalu ada di sampingnya hingga kasus ini selesai dan kami akan mendukungnya dalam pembelaannya," kata Massimo Rivola.

Sementara itu, wabah corona masih membuat kalender MotoGP 2020 berantakan dan sampai saat ini belum jelas kapan dimulai.

Jika balap perdana MotoGP 2020 semakin diundur, maka kalender balap akan semakin padat.

Konsekuensi lainnya adalah jadwal MotoGP 2021 akan turut terganggu.

Untuk mengatasi masalah ini, bos Dorna Sports Camelo Ezpeleta mengaku akan mengurangi jumlah seri MotoGP 2020.

Jika tidak ada perubahan, MotoGP 2020 direncanakan dimulai di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 17 Mei dan berakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 29 November mendatang.

Baca: Sedih Kalender MotoGP 2020 Berantakan karena Wabah Corona, Valentino Rossi Pilih Opsi Ini

Baca: Bisa Menang di Balap Virtual MotoGP, Alex Marquez Mengaku Dibantu Pembalap E-Sport Indonesia

Carmelo Ezpeleta
Carmelo Ezpeleta (Gridoto.com/elpais.com)

Namun, mengingat pandemi corona yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, MotoGP Prancis dan MotoGP Italia bisa jadi akan ditunda.

Carmelo Ezpeleta menjelaskan bahwa Dorna Sports belum bisa memastikan kalender pasti balapan sebelum situasi dunia benar-benar jelas.

"Ini akan sangat bergantung pada kapan kami bisa memulai lomba. Ada yang mengatakan, setidaknya menggelar 13 lomba. Tapi, itu tidak benar," kata Carmelo Ezpeleta dilansir GridOto.com dari GPOne.

"Kami akan menggelar lomba sebanyak yang bisa kami lakukan, tanpa memberi tekanan lebih besar pada akhir musim ini yang sudah cukup padat," katanya menambahkan.

Carmelo Ezpeleta tak ingin MotoGP 2020 mengganggu persiapan dan jalannya MotoGP 2021.

"Saya tegaskan, ini sangat bergantung pada kapan kami bisa memulai musim ini. Kami juga bisa memangkas lomba agar tahun depan berjalan normal," Ezpeleta menjelaskan.

"Kami akan melihat bagaimana situasi, karena seluruh dunia tak akan sama setelah virus ini berakhir. Yang terpenting sekarang, kita bisa bangkit kembali," ujar Ezpeleta.

(Gridoto.com/Nur Pramudito/Motorplus-online.com/Reyhan Firdaus/Indra Fikri/TribunnewsWiki/Febri)

Sebagian dari artikel ini telah tayang di Motorplus-online.com dengan judul "Gak Terima, Andrea Iannone Buka Mulut Vonis Skors FIM, Akan Ajukan Banding"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
  • Film - Utusan Iblis (2025)

    Utusan Iblis adalah sebuah film horor Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved