Hari Ini Surabaya Mulai Gelar Rapid Test di 63 Puskesmas, Diprioritaskan Untuk Tenaga Medis dan PDP

Rapid test ini akan di gelar serentak di 63 puskesmas se-Surabaya dan diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan dan pasien PDP.


zoom-inlihat foto
rapid-test-tes-corona-covid-19.jpg
freepik
Ilustrasi tahapan tes virus corona atau penyakit Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pemerintah Kota Surabaya akan menggelar rapid test pada hari ini, Selasa (31/3/2020).

Rapid test ini akan di gelar serentak di 63 puskesmas se-Surabaya.

Total terdapat 620 unit alat rapid test yang disediakan.

Dikutip dari Kompas.com, rapid test ini diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan dan pasien dalam pengawasan atau PDP.

Baca: Perkiraan 2 Juta Orang Lebih Perlu Perawatan, Begini Skenario Terburuk Virus Corona di Indonesia

Baca: Hari Ini Sensus Penduduk Online 2020 Berakhir, Begini Langkah-langkah Mengisi Data

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmania.

"Dari 620 itu dibagi ke 63 puskesmas sesuai dengan jumlah sasarannya.

Jadi yang diprioritaskan nakes dan PDP untuk angkanya sesuai jumlah sasaran.

Kalau untuk RSUD Soewandhie, alat rapid test disediakan 240," kata Febria di Balai Kota Surabaya, Senin (30/3/2020).

Baca: Sinopsis Film Ghostbusters : Aksi Kocak Melissa McCarthy Memburu Hantu, di TransTV Pukul 22:00 WIB

Baca: Tak Boleh Disemprotkan ke Tubuh, Efek Samping Penyemprotan Disinfektan Bisa Sebabkan Kanker Kulit

Rapid tes covid-19
Rapid tes covid-19 (Kompas.com)

Ia menjelaskan, sebelumnya pelaksanaan rapid test telah dilakukan oleh RSUD Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH), Minggu (29/3/2020).

Kedua rumah sakit tersebut telah melakukan rapid test terhadap sebanyak 66 orang.

"Dari total 66 (orang) yang dilakukan tes (rapid test), alhamdulillah hasilnya negatif semua," kata Febria.

Baca: Ramalan Zodiak Kesehatan Selasa 31 Maret 2020, Sagitarius Detoks Tubuh, Cancer Harus Sadar Diri

Baca: Tiga Orang Terjangkit Corona Dinyatakan Sembuh, Tak Ada Lagi Pasien Positif di RS Dr Moewardi Solo

Petugas kesehatan melakukan rapid test Covid-19 massal di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2020). Rapid test massal tersebut dilakukan terhadap orang-orang yang berisiko tinggi terpapar dan dimaksudkan untuk mengidentifikasi penyebaran virus corona atau Covid-19.
Petugas kesehatan melakukan rapid test Covid-19 massal di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2020). Rapid test massal tersebut dilakukan terhadap orang-orang yang berisiko tinggi terpapar dan dimaksudkan untuk mengidentifikasi penyebaran virus corona atau Covid-19. (AFP/Rezas)

Sementara itu, Pemkot Surabaya akan menerapkan karantina wilayah sebagai upaya pencegahan dan menekan penyebaran virus corona.

Pemkot Surabaya bersama instansi terkait akan melakukan screening bagi setiap kendaraan maupun masyarakat yang akan masuk ke Kota Pahlawan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat.

Screening akan dilakukan baik kepada kendaraan maupun masyarakat di 19 akses pintu masuk ke Kota Surabaya.

Baca: Sampaikan 283 Warga Harus Dimakamkan, Suara Anies Baswedan Bergetar

Baca: Pilkada 2020 Ditunda Akibat Corona, Muncul 3 Opsi Pelaksanaan, Ada Kemungkinan Tak Digelar Tahun Ini

Ruas jalan menuju Jalan Raya Darmo Surabaya juga ditutup pada Jumat (27/3/2020) malam untuk cegah penyebaran Covid-19.
Ruas jalan menuju Jalan Raya Darmo Surabaya juga ditutup pada Jumat (27/3/2020) malam untuk cegah penyebaran Covid-19. (KOMPAS.COM/A. FAIZAL)

Menurut Irvan, kebijakan ini diambil bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya.

"Jadi intinya adalah kita sudah bersiap untuk melakukan karantina wilayah di Surabaya, karena meningkatnya penderita positif Covid-19 ini yang cukup memprihatinkan," kata Irvan di Balai Kota Surabaya, Senin (30/3/2020).

Di 19 pintu masuk ke Kota Surabaya itu, pihaknya juga menyiapkan posko dan bilik sterilisasi yang dijaga oleh petugas gabungan dari beberapa instansi terkait.

Sebanyak 19 pintu masuk ke Kota Surabaya tersebut, yakni Stadion Gelora Bung Tomo (Pakal), Terminal Tambak Oso (Benowo), Dupak Rukun (Asemrowo), Kodikal (Pabean), Mayjen rumah pompa (Dukuh Pakis), Gunungsari (Jambangan), Kelurahan Kedurus (Karang Pilang), Masjid Agung (Kec. Gayungan), dan Jeruk (Lakarsantri).

Pintu masuk lainnya berada di Driyorejo, Benowo Terminal (Pakal), Tol Simo (Sukomanunggal), Mal City of Tomorrow (Dishub), MERR Gunung Anyar (Gunung Anyar), Suramadu (Kec. Kenjeran), Rungkut Menanggal (Gunung Anyar), Wiguna Gunung Anyar Tambak (Gunung Anyar), Margomulyo (Tandes) dan Pondok Chandra (Gunung Anyar).

Baca: Ikutan #untiltomorrow Challenge di Instagram, 5 Artis ini Bongkar Foto Aibnya, Jelek?

Baca: Ketegasan Ketua RW Kampung Jaha Bekasi, Terapkan Lockdown Lokal, Batalkan Tiga Acara Resepsi Warga

Kota Surabaya
Kota Surabaya (Travel dream)

Menurut Irvan, hanya kendaraan yang dinilai mendesak yang diperbolehkan masuk ke Kota Surabaya.

Artinya, diperbolehkan bagi mereka yang memiliki kepentingan urusan dengan kebutuhan dasar, seperti tenaga medis, tenaga pemerintahan, kendaraan yang mengangkut bahan pokok dan BBM, serta kendaraan yang mensuplai makanan.

"Jadi hanya plat L (Surabaya) nanti yang boleh masuk, atau mungkin kalau dia bukan plat L tapi dia punya KTP Surabaya.

Dan untuk (driver ojek) online juga kita batasi. Kita lakukan seleksi ketat keperluannya apa," kata dia.

Irvan menjelaskan, bagi kendaraan di luar plat L maupun masyarakat yang diperbolehkan masuk ke Kota Surabaya, tentunya juga harus dalam kondisi steril.

Baca: Pemdes Purbalingga Ambil Tindakan Local Lockdown dan Suplai Kebutuhan Warganya Rp50 Ribu Per Hari

Baca: Mulai Besok Selasa, Tasikmalaya Akan Berlakukan Kebijakan ‘Local Lockdown’ Antisipasi Virus Corona

"Ini diharapkan nanti 24 jam dalam pengawasan untuk akses masuk ke Surabaya," ujar dia.

Saat ini, kebijakan karantina wilayah sedang dirumuskan oleh Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya.

Irvan memastikan bahwa kebijakan tersebut bakal segera berjalan pekan ini.

"Minggu ini, mungkin dalam satu dua hari ini.

Setelah semua posko-posko lengkap, petugas juga sudah terploting semua," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Sang Pialang (2013)

    Sang Pialang adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved