Lockdown Total, India Dilanda Kekacauan: Ribuan Migran Pulang Jalan Kaki hingga Terbatasnya APD

Belum sampai seminggu Pemerintah menerapkan lockdown di India, kekacauan terjadi dimana-mana. Berikut ulasannya


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-19-virus-corona.jpg
pixabay.com
Ilustrasi wabah Covid-19 - Lockdown Total, India Dilanda Kekacauan; Ribuan Migran Pulang Jalan Kaki hingga Terbatasnya APD


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Perdana Menteri India, Narendra Modi memerintahkan penguncian ketat secara nasional atau lockdown selama 21 hari ke depan untuk memerangi penyebaran pandemi virus corona.

Lockdown India diumumkan oleh Modi pada Selasa (24/3/2020) malam.

Pasar yang biasanya ramai dikunjungi di lingkungan Delhi Selatan menjadi sunyi keesokan paginya.

Hampir semua toko tutup. Toko Bunga yang mengirim bunga-bunga ke rumah-rumah telah menghabiskan persediaanya.

Baca: Ciri-Ciri Tubuh yang Terindikasi Tertular Virus Corona dari Hari Pertama hingga ke-14

Bahkan toko hewan peliharaan telah menutup dan meninggalkan hewan-hewan di dalamnya.

Jeritan mereka terdengar tak tertahankan.

Belum sampai seminggu pemerintah menerapkan lockdown di India, kekacauan terjadi dimana-mana.

Banyak pabrik-pabrik industri dan pembatasan transportasi umum membuat sebagian pekerja migran terpaksa jalan kaki untuk pulang ke desanya.

Rumah sakit pun terkena dampak dari lockdown ini, mereka kekurangan stok masker N-95 dan alat perlindungan diri (APD).

Berikut adalah kekacauan situasi di Indian setelah dilakukan lockdown per Selasa (24/3/2020) sampai 21 hari ke depan:

1. Terbatasnya transportasi

Orang dengan kelas ekomoni menengah kebawah adalah yang paling terkena dampak terburuk.
Lockdown India mencaup Negara-negara bagian, yakni dengan banyaknya perbatasan yang ditutup.

Imbasnya adalah pergerakan warganya terbatas, dan operasional sebagian besar transportasi umum yang terhenti.

Di New Delhi, beberapa bus masih beroperasi tapi hanya mengizinkan pemegang izin pemerintah untuk naik. 

Sementara itu polisi dan paramiliter menghentikan kendaraan pribadi yang melintas. 

Beberapa negara bagian seperti Bengala Barat dengan populasi lebih dari 90 juta, me-lockdown kota-kota besar tetapi tidak di pedesaan. 

Kereta api India juga membatalkan semua layanan kecuali kereta kota dan kereta barang sampai 31 Maret. 

Penerbangan internasional sudah dilarang beroperasi sejak seminggu yang lalu, sementara sekolah, fasilitas hiburan dan monumen seperti ikon Taj Mahal telah ditutup.

Baca: Bakal Dibahas Hari Ini, Simak Gambaran Skema Lockdown Jika Diterapkan di Jabodetabek

2. Pabrik ditutup

Saat pekerjaan mulai mengering akibat dari lockdown, banyak pabrik-pabrik yang ditutup.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved