“Kami berusaha untuk tidak bertemu sama sekali dengan tim lain sebanyak mungkin. Kami hanya akan menyapa dari seberang koridor. Makanannya sama. Semua kafetaria kami dan semuanya sudah memiliki jarak sosial, ”kata Chia.
Chia mengatakan sistem kesehatan juga dapat memanfaatkan dokter di sektor swasta.
Persediaan Medis Cukup untuk 5 Bulan
Tidak setiap negara memiliki rencana seperti Singapura.
Economist Intelligence Unit menemukan bahwa 70 persen dari 195 negara mendapat nilai buruk ketika harus memiliki rencana nasional untuk menangani epidemi atau pandemi.
Hampir tiga dari 10 negara gagal mengidentifikasi daerah mana yang tidak memiliki staf memadai.
Sebaliknya, Singapura menerbitkan Rencana Kesiapsiagaan dan Respons Pandemi Influenza pertama pada Juni 2005 dan sejak itu mengasahnya.
Rumah sakit secara teratur skenario seandaianya terjadu suatu wabah atau pandemi.
Singapura juga telah menyiapkan stok kebutuhan medis agar tidak terjadi kekurangan seandainya terjadi suatu wabah.
Dalam makalah persiapan pandemi yang diterbitkan pada tahun 2008, spesialis kesehatan masyarakat Singapura Jeffery Cutter menulis bahwa persediaan Singapura cukup untuk menutupi penggunaan setidaknya 5 hingga 6 bulan oleh semua pekerja perawatan kesehatan garis depan.
Selama wabah Covid-19, ia juga mengatakan kepada warga untuk tidak memakai masker sehingga dapat menghemat pasokan untuk staf medis.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)