Saran Dewan Guru Besar FKUI untuk Pemerintah, Lakukan Local Lockdown Daerah Terjangkit Covid-19

Menurut Ketua Dewan Guru Besar FKUI, pemerintah perlu menerapkan kebijakan local lockdown bagi daerah terjangkit virus corona atau Covid-19.


zoom-inlihat foto
warga-beraktivitas-menggunakan-masker-di-kawasan-bundaran-hi-jakarta-terkait-coroba.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga beraktivitas menggunakan masker di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (1/3/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membentuk Tim Tanggap COVID-19 guna mengantispasi penyebaran virus korona di Jakarta pasca telah diterbitkannya Instruksi Gubernur DKI Nomor 16 Tahun 2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan COVID-19 atau virus Corona di DKI Jakarta. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Namun, angka tersebut semakin bertambah hingga naik menjadi 893 orang.

Sementara itu, pasien meninggal karena virus corona juga bertambah menjadi 78 orang.

Tegal Lakukan Local Lockdown

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk mengambil kebijakan local lockdown.

Dedy Yon Supriyono harus mengambil kebijakan local lockdown ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Dikutip dari Warta Koa, Pemerintah Kota Tegal akan menutup seluruh akses jalur masuk menuju Kota Tegal.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dalam Konferensi Pers di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020) malam.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dalam Konferensi Pers di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020) malam. (TribunJateng/Istimewa)

Dedy Yon Supriyono menyebut langkah tersebut sebagai full local lockdown.

Semua akses jalan akan ditutup, kecuali jalan nasional dan provinsi.

Adapun rencana lockdown lokal Tegal mulai 30 Maret sampai 30 Juli 2020.

Akan ada 49 jalur ditutup dari 51 jalur di Kota Tegal.

"Kita berencana akan full local lockdown. Seluruh perbatasan akan kita tutup.Yang dibuka hanya jalur provinsi dan jalur nasional. Ini demi keamanan bersama," kata Dedy Yon dalam Konferensi Pers di Pendopo Ki Gede Sebayu, Rabu (25/3/2020) malam.

Dedy Yon mengatakan, jalan menuju Kota Tegal akan ditutup dengan pembatas beton.

Baca: Tegal Local Lockdown: Akses Masuk Kota Ditutup Beton, Jalan Nasional dan Provinsi Tetap Dibuka

Sehingga nantinya tidak ada masyarakat yang bisa membuka atau memindahkan pembatas jalan tersebut.

Ia juga berharap, masyarakat bisa memahami kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kota Tegal.

Menurutnya, upaya ini supaya Kota Tegal terhindar dari bahaya virus corona atau Covid-19.

"Masyarakat harus memahami. Ini pilihan pahit. Saya pribadi dilematis. Bahkan jika saya disuruh memilih, lebih baik saya dibenci dari pada maut menjemput mereka," ungkapnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria/Kompas.com)

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com dengan judul Ketua Dewan Guru Besar FKUI Sarankan Pemerintah Lockdown Daerah Terjangkit Covid-19





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved