Tes Corona Digratiskan untuk 575 Anggota DPR dan Keluarga, INDEF: Tontonan yang Sakiti Hati Rakyat

Tes corona gratis pada anggota DPR RI dan keluarga beserta sopir dan ART yang diprakirakan berjumlah hingga 2 ribu orang kini menjadi kontroversi


zoom-inlihat foto
dpr-dilantik002.jpg
The Jakarta Post/Seto Wardhana
Anggota DPR RI berfoto bersama usai Sidang Paripurna terakhir DPR periode 2014-2019 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kontroversi datang dari informasi bahwa 575 anggota DPR RI ditambah anggota keluarganya yang akan mendapatkan tes corona secara gratis.

Diberitakan di Kompas TV, Selasa (24/3/2020), seluruh anggota DPR RI akan menjalani tes Covid-19.

Terlebih empat anggota keluarga, belum termasuk asisten rumah tangga dan ajudan juga akan dilakukan tes serupa.

Sehingga diprakirakan total akan dilakukan sekitar 2 ribu tindakan tes corona untuk kalangan DPR RI.

Keputusan tersebut dinyatakan dalam satu dari  simpulan rapat badan musyawarah (bamus) DPR RI.

"Seluruh anggota DPR RI dan keluarga, yang mendapatkan asuransi Jasiondo, akan menjalani tes Covis-19 yang akan di lakukan di (kompleks DPR) Kalibata dn Ulujami," demikian bunyi dari bamus tersebut.

Poin tersebut telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu (21/3/2020) kepada tim Kompas TV.

Informasi tersebut kemudian menimbulkan kontrovesi bahkan di kalangan sesama anggota dewan maupun masyarakat.

Padahal sebelumnya dikatakan rapid tes corona atau Covid-19 hanya akan dilakukan pada mereka yang memiliki gejala penyakit tersebut.

Atau bagi mereka yang memiliki riwayat perjalanan di kawasan maupun melakukan kontak langsung dengan penderita yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sehingga masyarakat menilai apa yang dilakukan oleh DPR RI tersebut kurang elok.

Pasalnya masih banyak orang yang lebih membutuhkan terlebih para ODP dan PDP kasus virus corona yang setiap hari terus bertambah.

Sedangkan alat tes Covid-19 baik rapid maupun swab cukup sulit ditemukan dan mahal.

Baca: Ekonom INDEF: Pangkas Gaji dan Tunjangan Pejabat agar Perekonomian Tak Jatuh Karena Wabah Corona

Baca: Update Pasien Virus Corona 24 Maret: 100.982 Pasien Sembuh,16.505 Meninggal, Total 378.601 Kasus

Kritik dari sesama anggota dewan, fraksi PKS minta tes untuk anggota DPR dibatalkan

Jazuli Juwaini adalah politisi PKS yang pernah menjadi anggota DPR/MPR RI selama tiga periode (2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019).(fraksipks.id)
Jazuli Juwaini, politisi PKS yang pernah menjadi anggota DPR/MPR RI selama tiga periode (2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019).(fraksipks.id) (fraksipks.id)

Sesama anggota dewan, fraksi PKS DPR mengecam adanya tes corona gratis bagi anggota DPR dan keluarga.

Dikatakan oleh Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, pihaknya mengatakan tidak setuju adanya tes corona gratis tersebut.

Terlebih menurutnya di tengah kondisi wabah corona seperti saat ini, setiap anggota DPR harus mengutamakan dan hadir bersama rakyat.

Sebaiknya, dikatakan Jazuli, anggota dewan lebih memprioritaskan kebutuhan tenaga medis dan mereka yang terpapar langsung denga virus corona.

Tanggapan INDEF

Para lansia Hong Kong dalam antrian untuk mendapatkan masker di Tai Wai, Hong Kong di tengah wabah virus corona.
Para lansia Hong Kong dalam antrian untuk mendapatkan masker di Tai Wai, Hong Kong di tengah wabah virus corona. (tangkap layar foto Felix Wong via SCMP)

Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Didik J Rachbini memberikan tanggapannya terkait tes corona gratis untuk anggota DPR RI dan keluarga.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved