Begitu halnya dengan jumlah Pasien Dalam Pengawasan, dari sebelumnya 48 orang kini menjadi 50 orang yang dirawat di 25 rumah sakit di 6 kabupaten dan kota.
Sementara itu, jumlah PDP yang dipulangkan karena negatif juga bertambah menjadi 6 orang.
Kemudian jumlah pasien positif ada 2 orang yang 1 di antaranya meninggal dunia pada 17 Maret yang lalu.
Di Sumut Jumlah ODP Corona Naik, Pemprov Rekrut Relawan untuk Tracing
Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sampai hari ini masih di angka 48 orang. Bahkan, tiga PDP corona dinyatakan negatif dan sudah diperbolehkan pulang.
Sementara PDP corona yang dinyatakan positif corona sebanyak dua orang, satu meninggal dunia, satu lagi masih dirawat.
Hal itu disampaikan petugas Bidang Media dan Sosialisasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut Gelora Viva Sinulingga dalam konferensi pers secara live di posko utama penanganan Covid-19, Minggu (22/3/2020).
"Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) corona jumlahnya naik hingga 31,8 persen atau 338 orang," kata Gelora, dikutip dari Kompas.com.
Dengan demikian jumlah ODP corona menjadi 496 orang.
dr H Aris Yudhariansyah dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut menambahkan, ke-496 ODP tersebut tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Sumut.
Tertinggi dari Kabupaten Simalungun sebanyak 60 ODP corona dan jumlah terkecil dari Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Tobasamosir.
Para ODP corona sedang menjalani penyelidikan epidemiologi oleh tim dinas kesehatan sehingga rantai penyebaran virus bisa diputus.
"Kita menganjurkan para ODP yang kita temukan dengan kemauannya sendiri melakukan karantina diri sehingga tidak menyebarkan kepada orang-orang lain," kata Aris.
Baca: Drama Korea Ini Sudah Pernah Bahas Virus Corona padahal Tayang Tahun 2018, Kok Bisa?
Baca: 7 Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh untuk Mengurangi Risiko Terinfeksi Virus Corona
Aris mengatakan, ODP corona yang sehat berada di rumahnya masing-masing dan secara berkala terus dipantau tenaga kesehatan yang berada di wilayah tempat tinggalnya.
"Semoga kita bisa terus mengedukasi diri dengan tetap melaksanakan social distancing dengan beberapa-beberapa hal yang dianjurkan pemerintah untuk mmencegah penyebaran virus corona tidak semakin luas," ucapnya.
Masih kata Aris, ada sepuluh kabupaten dan kota yang statusnya negatif Covid-19.
Yaitu Kota Tebingtinggi, Sibolga, Gunungsitoli.
Kemudian, Kabupaten Samosir, Humbanghasundutan, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Madina, Labuhanbatu Selatan.
"Kita berharap status ini akan terus seperti itu sehingga Sumut semakin cepat terbebas dari Covid-19," ujar Aris yang juga menjabat Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut.
Gugus Tugas, lanjutnya, saat ini sedang melakukan persiapan untuk membuka rumah sakit khusus Covid-19 Provinsi Sumut.