Kronologi Pasien Balita Berhasil Sembuh dari Corona di Yogyakarta: Sempat ke Depok,Lalu Demam Tinggi

Pasien corona berhasil sembuh bertambah 4 orang, salah satunya seorang balita di Yogyakarta. Ini cerita kronologi hingga dibolehkan pulangoleh dokter.


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-19-virus-corona.jpg
pixabay.com
Ilustrasi wabah Covid-19


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perkembangan data kasus corona di Indonesia terbaru menunjukkan adanya tambahan kasus baru sebanyak 81 kasus.

Sementara jumlah kematian bertambah 6 pasien meninggal akibat Covid-19 sehingga jumlahnya menjadi 38 orang.

Di samping itu ada tambahan 4 orang yang dinyatakan sembuh, jumlah pasien sembuh menjadi 20 orang.

Data tersebut disampaikan oleh juru bicara penanganan Virus Corona di Indonesia, Achmad Yurianto pada Sabtu (21/3/2020).

Di antara 4 orang pasien sembuh, salah satunya adalah pasien yang dirawat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Balita berusia 3 tahun tersebut telah dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang pada Jumat (20/3/2020).

Dikutip dari TribunJogja.com, balita tersebut menunjukkan gejala Covid-19 seusai melakukan perjalanan ke Depok, Jawa Barat, dan menghabiskan waktu di sana pada 27 Februari sampai 3 Maret 2020.

Selanjutnya, karena mengalami batuk, pilek, dan sesak nafas, pasien dirujuk ke RSUP Dr Sardjito.

Baca: UPDATE Corona Indonesia : Bertambah 6 Orang, Total Pasien Meninggal Dunia 38

Pada 15 Maret 2020, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X atas nama Pemda DIY mengumumkan satu pasien positif Covid-19 yakni balita berusia 3 tahun tersebut.

Selanjutnya, balita ini menjalani dua kali tes dan hasil dinyatakan negatif sehingga ia dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang Kamis (20/3).

Meski diperbolehkan pulang, pasien balita tetap diminta melakukan isolasi mandiri di rumah dan dalam pemantauan RSUP Dr Sardjito.

ILUSTRASI - Viral gambar paparan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor-Depok-Jakarta Kota.
ILUSTRASI - Viral gambar paparan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor-Depok-Jakarta Kota. (Kompas.com/M LUKMAN PABRIYANTO)

Sempat lakukan perjalanan ke Depok

Bunda, sapaan Ibu balita ini mengatakan, bahwa perjalanan ke Depok Jawa Barat pada 27 Februari tersebut dilakukan bersama anggota keluarga yang lain yang total berjumlah 6 orang.

Mulai dari dirinya sendiri, sang anak, ibunya, adiknya, tantenya, dan keponakan yakni anak dari tantenya tersebut.

"Tanggal 27 pas malam, naik kereta malam dari Lempuyangan. Sampai sana pagi pukul 07:00 WIB. Sampai itu turun di Jatinegara terus kami dijemput. Dari Jatinegara, kita ke Depok naik KRL. Karena waktu itu padat sekali, bawa barang banyak, kita naik KRL yang muter. Jadi bukan (KRL) Jatinegara yang cepet. Kita muter sampai dua jam sampai Jakarta juga. Sampe Depok siang pukul 10:00 WIB," kenangnya.

Selanjutnya, keluarganya menghabiskan waktu selama lima hari, hingga 3 Maret 2020.

Baca: Bahan Disinfektan Baru Pencegah Corona, Menggunakan Cuka, Begini Cara Membuatnya

Bunda mengungkapkan bahwa selama di Depok, ia dan keluarga mengunjungi Masjid Kubah Mas dan Alun-Alun Depok.

"Cuma pergi ke situ saja. Jadi di situ kebetulan kita bareng-bareng ke sana nganter adik saya yang paling kecil.

Kita pulang senin dini hari lewat Stasiun Pasar Senen. Karena kereta api pagi, dini hari kita berangkat. Sampei Stasiun Pasar Senen pukul 05:00 WIB dan pukul 06:00 WIB kereta berangkat. Sampai Yogya sekitar pukul 15:30 WIB," urainya.

Selanjutnya, pada tanggal 4-5 Maret, ia tetap berada di rumah. Begitu pula sang anak juga tetap di rumah yang tidak sekolah karena capek.





ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved