Berapa persen angka kematian yang dapat disebabkan oleh virus corona? Angka kematian yang dilaporkan sepanjang ini masih di bawah SARS dan MERS. Angka kematian MERS 34%, SARS 24% dan Covid-19 2-3%.
Namun demikian, angka penderita Covid-19 jauh lebih tinggi dari SARS dan MERS, hingga kini mencapai 9000 orang di seluruh negara yang terjangkit.
Kita harus memeriksakan diri ke rumah sakit, salah satunya setelah kita pulang dari negara terjangkit, seperti pulang dari Singapura atau dari Malaysia.
Lalu dalam waktu periode setelah pulang mengalami infeksi saluran napas atas, harus segera periksa ke dokter.
Cara mencegah, hindari kerumunan.
Lalu mengambil jarak 1 meteir kalau terpaksa bepergian karena kita tidak tahu apakah orang itu terpapar virus atau tidak.
Sering mencuci tangan, terutama sebelum memegang mata, hidung, mulut untuk menghindari transmisi secara kontak.
Bila batuk atau bersin menutupi dengan tisu atau lengan baju untuk menghindari kontaminasi secara droplet.
Menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat dengan tidur 6-8 jam.
Makan 3 kali sehari dan cukup minum.
Untuk menghadapi wabah ini, tidak semua orang harus menggunakan masker.
Penggunaan masker diutamakan untuk mereka yang sedang flu supaya tidak menularkan virusnya.
Lalu yang berisiko tinggi, yaitu ibu hamil, manula dan anak-anak.
Baca: China Sebut Tak Ada Kasus Baru Virus Corona lewat Penularan Lokal, Para Ahli Justru Peringatkan Ini
Baca: Bersiap Hadapi Corona, Ganjar Pranowo Gandeng RS Swasta: Kita Siapkan 303 Ruang Isolasi Covid-19
(Grid Health/Soesanti Harini Hartono)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)
Artikel ini telah tayang di Grid Health dengan judul "Korban Positif Terinfeksi Terus Bertambah, Ini Penjelasan Ahli Soal Virus Corona".